Selasa , 20 Oktober 2026
Home Bisnis Ekonomi Kreatif Indonesia Lampaui Target Serapan 27,4 Juta Pekerja di 2025
Bisnis

Ekonomi Kreatif Indonesia Lampaui Target Serapan 27,4 Juta Pekerja di 2025

106

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mengumumkan bahwa sektor ekonomi kreatif berhasil menyerap 27,4 juta pekerja pada tahun 2025, melampaui target yang ditetapkan. Angka ini setara dengan 18,70 persen dari total penduduk yang bekerja, menunjukkan signifikansi sektor ini dalam perekonomian nasional.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyatakan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari peran strategis Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menyediakan data yang akurat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk merumuskan kebijakan berbasis data yang tepat sasaran.

“Apresiasi saya sampaikan kepada BPS. Kolaborasi ini pernah terjalin sejak 2010, sempat terputus, dan pada 2025 kembali kami hidupkan sebagai implementasi Asta Ekraf, khususnya Ekraf Data, untuk memperkuat data-driven policy making,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Laporan statistik ekonomi kreatif tersebut mencakup capaian tenaga kerja, ekspor, dan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain jumlah pekerja yang melebihi target 25,55 juta orang, lebih dari 50 persen tenaga kerja ekonomi kreatif berusia di bawah 40 tahun, menandakan sektor ini sebagai sumber lapangan kerja yang relevan bagi generasi muda.

Kontribusi Ekonomi Kreatif Meningkat Signifikan

Kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional terus menguat, dengan nilai mencapai Rp1.611,2 triliun pada tahun 2024, berkontribusi sebesar 7,28 persen terhadap PDB nasional. Dalam ranah ekspor, sektor ini mencatat kinerja positif dengan nilai mencapai 26,68 miliar dolar AS pada Januari-Oktober 2025, melampaui target RPJMN 2025 sebesar 26,44 miliar dolar AS. Subsektor fesyen menjadi penyumbang terbesar dengan 14,86 miliar dolar AS, disusul kriya sebesar 11,10 miliar dolar AS. Amerika Serikat, Swiss, dan Jepang menjadi tujuan ekspor utama.

Menteri Ekraf Teuku Riefky menegaskan bahwa capaian ini membuktikan ekonomi kreatif telah bertransformasi menjadi kekuatan nyata dan menjadi “the new engine of growth”. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan bahwa pertumbuhan PDB ekonomi kreatif pada tahun 2024 mencapai 6,57 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,03 persen.

Sumber : antaranews.com

Berita Terkait

Penjualan Mobil LCGC Turun Akibat Peralihan Konsumen ke Kendaraan Listrik

IDNEWSUPDATE.COM – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penurunan signifikan pada...

BEI Resmi Menurunkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi Tujuh Persen

IDNEWSUPDATE.COM – PT Bursa Efek Indonesia secara resmi melakukan penyesuaian batas Auto...

Kisah Yeni Dahlia Bangun Bisnis Digital & Periklanan hingga Memiliki Tim di Mancanegara

IDNEWSUPDATE.COM — Yeni Dahlia, lahir di Jakarta pada 24 April 1994, merupakan...

Bursa Efek Indonesia Hentikan Perdagangan Akibat IHSG Anjlok Signifikan

IDNEWSUPDATE.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham...