Selasa , 20 Oktober 2026
Home Peristiwa Kronologi Lengkap Tabrakan Maut Kereta Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
Peristiwa

Kronologi Lengkap Tabrakan Maut Kereta Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

102


IDNEWSUPDATE.COM –  Kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL relasi Bekasi-Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4). Insiden tragis ini bermula ketika sebuah taksi Green SM terhenti di tengah perlintasan sebidang JPL 85, yang kemudian dihantam oleh rangkaian KRL.

Akibat tabrakan awal tersebut, KRL mengalami gangguan operasional dan harus dievakuasi. Sebagai dampaknya, KRL lain dengan kode PLB 5568 yang sedang berhenti di peron Stasiun Bekasi Timur menjadi sasaran tabrakan KA Argo Bromo Anggrek yang tidak sempat berhenti sempurna. Peristiwa ini menyebabkan belasan korban jiwa dan puluhan lainnya mengalami luka.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pihaknya berkoordinasi intensif dengan semua pihak terkait untuk memastikan kelancaran proses evakuasi. “Kementerian Perhubungan juga mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan secara objektif dan menyeluruh,” ujar Dudy dalam keterangan tertulis pada Selasa (28/4).

Ia menambahkan, “Mohon doanya dari masyarakat semoga proses evakuasi ini dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan tetap mengedepankan keselamatan, serta dapat menyelamatkan korban-korban yang masih ada di dalam kereta api.”

Evakuasi dan Investigasi Lanjutan

Hingga Selasa siang, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka akibat insiden ini. PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mendirikan posko darurat di Stasiun Gambir dan Stasiun Bekasi Timur yang akan beroperasi selama 14 hari ke depan. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengkonfirmasi bahwa proses evakuasi korban telah selesai dan tidak ada lagi korban yang terjebak di dalam rangkaian kereta.

Pihak berwenang, melalui Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti dari kecelakaan ganda ini. Hasil investigasi diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi komprehensif untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Sumber : CNN Indonesia

Berita Terkait

Pemerintah Gunakan Modifikasi Cuaca Berbahan Garam dan Dry Ice untuk Padamkan Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Pemerintah Indonesia secara intensif menjalankan operasi modifikasi cuaca dengan menebar...

Greenpeace Bentangkan Spanduk Kritik di Bundaran HI, Langsung Ditanggapi Gubernur DKI

IDNEWSUPDATE.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan tanggapan resmi terkait...

MUI Serukan Umat untuk Taubat Nasuha, Desak Pemerintah Atasi Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah untuk segera melakukan percepatan...

Sinergi Polri dan MUI: Silaturahmi Kapolri Pertajam Kolaborasi Menjaga Keamanan Nasional

IDNEWSUPDATE.COM – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H.,...