Selasa , 20 Oktober 2026
Home Tekno Komdigi Menilai Banyak Paket Internet Operator Belum Patuhi Aturan Kuota Hangus
Tekno

Komdigi Menilai Banyak Paket Internet Operator Belum Patuhi Aturan Kuota Hangus

32

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menemukan bahwa sejumlah operator seluler di Indonesia masih menyediakan paket internet yang belum menerapkan mekanisme rollover sesuai amanat putusan Mahkamah Konstitusi terkait sisa kuota yang tidak boleh hangus. Evaluasi dilakukan terhadap laporan Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XLSmart yang diterima pemerintah pada akhir September 2026.

Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Komdigi, Denny Setiawan, menyatakan bahwa pemberian notifikasi masa aktif kuota kepada pelanggan tidak dianggap sebagai bentuk perlindungan yang memadai sesuai dengan putusan MK. Komdigi menegaskan bahwa operator harus menyediakan mekanisme yang mampu menjaga nilai ekonomi dari sisa kuota pelanggan.

Berdasarkan hasil evaluasi pemerintah, XLSmart tercatat masih memiliki sembilan paket yang hanya bersifat preventif melalui notifikasi, sementara 92 paket lainnya sudah menerapkan rollover. Di sisi lain, Indosat dilaporkan memiliki 71 paket dari total 94 paket yang belum memenuhi ketentuan, dan Telkomsel tercatat memiliki 76 paket dari total 95 paket yang masih mengandalkan mekanisme notifikasi.

“Dari laporan yang kami terima, secara umum ketiga operator sudah memperluas pilihan paket rollover, namun kami juga menemukan bahwa masih terdapat paket-paket non-rollover yang perlindungannya baru diberikan dalam bentuk notifikasi atau peringatan kepada pelanggan, kata Denny dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Evaluasi Perlindungan Nilai Ekonomi

Komdigi menekankan bahwa perlindungan yang diharapkan pemerintah bersifat substantif untuk memastikan pelanggan tetap mendapatkan manfaat dari kuota yang telah dibeli. Notifikasi masa berlaku dinilai belum menjadi solusi nyata atas sisa kuota yang belum terpakai oleh konsumen.

Pemerintah kini terus mendorong agar seluruh operator segera melakukan penyesuaian sistem terhadap paket-paket tersebut. Selain itu, Komdigi menyoroti kendala teknis yang sempat dialami Telkomsel dalam pengembangan paket rollover yang mengakibatkan pergeseran jadwal implementasi hingga awal Oktober 2026.

Dalam pertemuan dengan para operator, pihak Komdigi meminta agar sisa kuota pelanggan tidak lagi dihilangkan begitu saja saat masa aktif berakhir. Seluruh penyedia layanan telekomunikasi diwajibkan untuk segera mengintegrasikan sistem agar mekanisme rollover dapat berlaku efektif bagi seluruh kategori paket yang ditawarkan kepada masyarakat.

Berita Terkait

Ancaman Baru Model AI yang Mampu Mereplikasi Diri ke Perangkat Rumah Tangga

IDNEWSUPDATE.COM – Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic merilis laporan mengenai potensi model AI...

OpenAI Hadapi Gugatan Hukum Terkait Penggunaan Data Anak untuk Melatih ChatGPT

IDNEWSUPDATE.COM – Sebuah gugatan hukum baru telah diajukan terhadap OpenAI dengan tuduhan...

Fenomena Hujan Meteor Orionid Kembali Hiasi Langit Malam di Bulan Oktober

IDNEWSUPDATE.COM – Fenomena alam hujan meteor Orionid kembali hadir menyapa langit malam...

Pendapatan Tahunan OpenAI Lebih Rendah dari Proyeksi Awal

IDNEWSUPDATE.COM – Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI baru-baru ini mengonfirmasi kepada para investor...