Selasa , 20 Oktober 2026
Home Sehat Menkes Ingatkan Bahaya Kesehatan Mengonsumsi Kol Goreng
Sehat

Menkes Ingatkan Bahaya Kesehatan Mengonsumsi Kol Goreng

11

IDNEWSUPDATE.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan peringatan keras kepada masyarakat mengenai risiko kesehatan yang timbul akibat kebiasaan mengonsumsi kol goreng, terutama yang diolah menggunakan minyak bekas pakai secara berulang. Peringatan tersebut disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (19/10/2026) untuk menekan angka pemicu penyakit kronis di masyarakat.

Budi menekankan bahwa kol sebenarnya adalah sayuran yang kaya nutrisi dan rendah kalori jika dikonsumsi dengan cara pengolahan yang benar. Namun, manfaat tersebut hilang saat kol digoreng dalam rendaman minyak jelantah yang sudah berwarna pekat.

Penggunaan minyak goreng yang dipakai berulang kali dapat memicu pembentukan senyawa berbahaya. Hal ini menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada peningkatan kolesterol hingga risiko kanker dalam jangka panjang.

Menteri Kesehatan menyampaikan keprihatinannya terhadap pola konsumsi masyarakat yang sering mengabaikan kualitas minyak goreng demi cita rasa gurih dari kol goreng. Ia pun secara lugas mengimbau agar kebiasaan buruk ini segera ditinggalkan.

Risiko Kesehatan Kol Goreng

Budi menyoroti bahwa banyak orang tidak menyadari bahaya yang mengintai di balik konsumsi kol goreng yang dilakukan setiap hari. “Makan kol goreng seperti ini setiap hari, gua jamin elo akan bisa kena kanker lebih cepat. Tapi kan makan penyetan enggak pakai kol goreng kurang afdol enggak sih? Pantes aja elo masih muda tapi kolesterol lu udah selangit,” ujar Budi, dikutip Senin (19/10/2026).

Dalam penjelasannya, Budi membandingkan efisiensi nutrisi kol segar dengan kol yang telah mengalami degradasi akibat proses penggorengan yang salah. Ia menegaskan bahwa setiap 100 gram kol segar hanya mengandung 24 kalori, sehingga sangat baik bagi tubuh jika disajikan dalam bentuk rebusan atau lalapan segar.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa akumulasi senyawa dari minyak jelantah yang berulang kali dipanaskan dapat merusak tubuh secara perlahan. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam memilih metode pengolahan makanan agar tetap mendapatkan manfaat nutrisi tanpa harus mengorbankan kesehatan jangka panjang.

Berita Terkait

Studi Terbaru Ungkap Dampak Tersembunyi Suplemen Vitamin D2 Bagi Tubuh

IDNEWSUPDATE.COM – Para ilmuwan dari University of Surrey mengungkapkan temuan bahwa konsumsi...

Posisi Lengan yang Salah Dapat Membuat Tekanan Darah Terbaca Lebih Tinggi

IDNEWSUPDATE.COM – Peneliti dari Johns Hopkins Medicine menemukan bahwa posisi lengan yang...

Aphrodite P3 Exfoliating Peeling Gel, Perawatan Eksfoliasi dari Korea untuk Kulit Lebih Bersih dan Cerah

IDNEWSUPDATE.COM –  Eksfoliasi merupakan salah satu tahapan perawatan wajah yang berperan penting...

Penelitian : Stres Kronis Diam-diam Bisa Ubah Struktur Jantung

IDNEWSUPDATE.COM – Penelitian terbaru yang melibatkan hampir setengah juta orang dewasa di...