Selasa , 20 Oktober 2026
Home Bisnis Pemerintah Cicil Utang Kereta Cepat Whoosh Hingga 80 Tahun
Bisnis

Pemerintah Cicil Utang Kereta Cepat Whoosh Hingga 80 Tahun

54
whoosh
Kereta cepat Whoosh

IDNEWSUPDATE.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menetapkan skema pembayaran cicilan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh sebesar Rp1 triliun per tahun dengan durasi tenor mencapai 80 tahun. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis pemerintah dalam melakukan restrukturisasi utang proyek transportasi strategis tersebut agar lebih mudah dikelola.

Purbaya menjelaskan bahwa besaran cicilan tersebut bersifat fluktuatif dari tahun ke tahun, namun tetap berada dalam batas yang dapat dikendalikan oleh kementerian. Menurutnya, beban dari restrukturisasi ini dinilai jauh lebih ringan dibandingkan dengan proyeksi awal sehingga negara mampu menanganinya secara mandiri.

Pemerintah berencana menunjuk satu entitas khusus di bawah naungan Kementerian Keuangan, seperti perusahaan *special vehicle mission* (SMV) atau Badan Layanan Umum (BLU), untuk mengelola tanggung jawab utang tersebut. Pengalihan pengelolaan utang dari Danantara ke Kementerian Keuangan dijadwalkan akan berlangsung pada 15 September 2026.

Selain restrukturisasi, pemerintah juga membuka peluang pengembangan jalur kereta cepat hingga ke wilayah Jawa Timur. Purbaya menyebutkan bahwa pihak otoritas keuangan China telah menunjukkan ketertarikan untuk bekerja sama dalam rencana perluasan proyek tersebut di masa mendatang.

“Total utang besar, tapi sudah direstrukturisasi 80 tahun, cicilannya Rp1 triliun atau sedikit di bawah dari tahun ke tahun. Ada yang tinggi, ada yang rendah,” ujar Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.

Manajemen Pengelolaan Utang Negara

Purbaya menambahkan bahwa perusahaan di bawah Kementerian Keuangan memiliki kapasitas yang cukup memadai untuk menangani beban utang ini. Ia memproyeksikan pelibatan entitas tersebut dapat memberikan keuntungan operasional hingga Rp800 miliar setiap tahunnya bagi negara. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh kewajiban pembayaran utang Whoosh dapat terpenuhi tepat waktu setelah proses transisi pengelolaan selesai dilaksanakan.

Berita Terkait

Penjualan Mobil LCGC Turun Akibat Peralihan Konsumen ke Kendaraan Listrik

IDNEWSUPDATE.COM – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penurunan signifikan pada...

BEI Resmi Menurunkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi Tujuh Persen

IDNEWSUPDATE.COM – PT Bursa Efek Indonesia secara resmi melakukan penyesuaian batas Auto...

Kisah Yeni Dahlia Bangun Bisnis Digital & Periklanan hingga Memiliki Tim di Mancanegara

IDNEWSUPDATE.COM — Yeni Dahlia, lahir di Jakarta pada 24 April 1994, merupakan...

Bursa Efek Indonesia Hentikan Perdagangan Akibat IHSG Anjlok Signifikan

IDNEWSUPDATE.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham...