Selasa , 20 Oktober 2026
Home Bisnis IMF Revisi Naik Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2026
Bisnis

IMF Revisi Naik Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2026

19

IDNEWSUPDATE.COM – Dana Moneter Internasional (IMF) resmi menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2026 menjadi 3,1 persen pada Selasa (13/10). Peningkatan sebesar 0,1 poin persentase dari estimasi Juli ini dipicu oleh ekspansi investasi di sektor kecerdasan buatan (AI) yang mampu menyeimbangkan tekanan ekonomi akibat konflik di Timur Tengah.

Berdasarkan laporan World Economic Outlook bertajuk Resilience Under Strain, Urgent Choices, IMF memprediksi pertumbuhan dunia akan melambat dari 3,5 persen di tahun 2025 menjadi 3,1 persen pada 2026. Meski demikian, pertumbuhan diproyeksikan kembali menguat ke angka 3,4 persen pada 2027.

Lembaga keuangan internasional tersebut mencatat bahwa konsentrasi pertumbuhan ekonomi kini semakin terbatas. Saat ini, hanya 32 negara yang menyumbang 95 persen pertumbuhan global, sementara prospek ekonomi bagi sekitar 47 persen negara lainnya mengalami revisi ke bawah.

Perbedaan kinerja ekonomi antarnegara dipengaruhi oleh paparan masing-masing wilayah terhadap gejolak harga energi serta akses terhadap rantai pasok teknologi AI. Negara yang memiliki ketergantungan rendah pada energi impor dan terintegrasi dengan industri perangkat keras AI menunjukkan performa lebih tangguh dibandingkan negara berpendapatan rendah yang terbebani kenaikan biaya impor.

Dampak Konflik dan Inflasi

IMF mengasumsikan Selat Hormuz akan kembali beroperasi normal pada Maret 2027. Penutupan jalur perdagangan minyak krusial ini sempat diperkirakan menekan pertumbuhan global hingga 0,9 poin persentase, namun dampak bersihnya diperkirakan hanya mencapai 0,3 poin persentase berkat diversifikasi pasokan.

Selain pertumbuhan, IMF turut menyoroti lonjakan harga minyak yang diprediksi mencapai rata-rata 95,74 dolar AS per barel pada 2026 atau naik sekitar 41 persen dari tahun sebelumnya. Kondisi ini berkontribusi pada proyeksi inflasi utama global yang diperkirakan naik menjadi 4,7 persen pada 2026. Untuk ekonomi utama seperti Amerika Serikat, pertumbuhan dipatok pada angka 2,3 persen, sementara India diproyeksikan tumbuh stabil di angka 7,0 persen.

Berita Terkait

Penjualan Mobil LCGC Turun Akibat Peralihan Konsumen ke Kendaraan Listrik

IDNEWSUPDATE.COM – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penurunan signifikan pada...

BEI Resmi Menurunkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi Tujuh Persen

IDNEWSUPDATE.COM – PT Bursa Efek Indonesia secara resmi melakukan penyesuaian batas Auto...

Kisah Yeni Dahlia Bangun Bisnis Digital & Periklanan hingga Memiliki Tim di Mancanegara

IDNEWSUPDATE.COM — Yeni Dahlia, lahir di Jakarta pada 24 April 1994, merupakan...

Bursa Efek Indonesia Hentikan Perdagangan Akibat IHSG Anjlok Signifikan

IDNEWSUPDATE.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham...