Selasa , 20 Oktober 2026
Home Peristiwa Pemerintah Gunakan Modifikasi Cuaca Berbahan Garam dan Dry Ice untuk Padamkan Karhutla
Peristiwa

Pemerintah Gunakan Modifikasi Cuaca Berbahan Garam dan Dry Ice untuk Padamkan Karhutla

4

IDNEWSUPDATE.COM – Pemerintah Indonesia secara intensif menjalankan operasi modifikasi cuaca dengan menebar garam dan dry ice guna memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang tersebar di sejumlah provinsi. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya mitigasi untuk menurunkan titik api sekaligus memperbaiki kualitas udara di wilayah terdampak pada Selasa (20/10).

Operasi ini telah menyasar empat provinsi utama yang mengalami dampak signifikan akibat karhutla, yakni Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Tengah, serta Kalimantan Barat. Melalui pengerahan pesawat khusus, pemerintah melakukan penyemaian bahan kimia ke awan potensial agar memicu turunnya hujan buatan di kawasan yang rawan kebakaran.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pemerintah terus mengupayakan berbagai metode terbaik dalam menanggulangi bencana karhutla saat ini. “Ya kita semua berusaha sekeras-kerasnya, semua dilakukan,” ujar Pras melalui pesan singkat pada Selasa (20/10).

Detail Operasi Modifikasi Cuaca

Pelaksanaan operasi di lapangan menunjukkan hasil yang cukup signifikan terhadap kondisi lingkungan di sekitar posko pemantauan. Di Sumatera Selatan, penggunaan 1.600 kg garam dan 4.000 kg dry ice dilaporkan berhasil menurunkan konsentrasi polutan PM 2.5 serta meningkatkan jarak pandang secara nyata.

Sementara itu, di wilayah Kalimantan, operasi serupa dilakukan dengan skala yang lebih besar:

  • Kalimantan Tengah: Sebanyak 48 sorti penerbangan dilakukan dengan menebar 43.800 kg garam.
  • Kalimantan Selatan: Tercatat ada 23 sorti penerbangan yang menghasilkan curah hujan hingga 222,67 juta meter kubik.
  • Kalimantan Barat: Sebanyak 107 sorti penerbangan telah menebar 98.800 kg garam sejak akhir Agustus.

Upaya ini terbukti membuahkan hasil dengan dilaporkannya kejadian hujan di berbagai kabupaten, seperti Kotawaringin Timur, Tabalong, hingga wilayah Kabupaten Ketapang. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau efektivitas modifikasi cuaca tersebut agar titik api dapat dipadamkan secara menyeluruh demi kesehatan masyarakat dan kelestarian ekosistem hutan nasional.

Berita Terkait

Greenpeace Bentangkan Spanduk Kritik di Bundaran HI, Langsung Ditanggapi Gubernur DKI

IDNEWSUPDATE.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan tanggapan resmi terkait...

MUI Serukan Umat untuk Taubat Nasuha, Desak Pemerintah Atasi Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah untuk segera melakukan percepatan...

Sinergi Polri dan MUI: Silaturahmi Kapolri Pertajam Kolaborasi Menjaga Keamanan Nasional

IDNEWSUPDATE.COM – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H.,...

Ibu, Jendral Suyudi, dan Hukum Baru

Ditulis ulang dari kolom opini Margarito Kamis di Kompas.com, 12 Oktober 2026...