Rabu , 22 Juli 2026
    Home Bisnis Proyeksi Pertumbuhan Industri Sepeda Motor Indonesia Tetap Cerah di 2026
    Bisnis

    Proyeksi Pertumbuhan Industri Sepeda Motor Indonesia Tetap Cerah di 2026

    14

    IDNEWSUPDATE.COM – Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memproyeksikan industri kendaraan roda dua di Indonesia memiliki potensi untuk terus berkembang di tahun 2026, meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan. Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menyoroti pemberlakuan pajak opsen sebagai tantangan utama yang perlu diatasi.

    “Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen, kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan sehingga dampaknya tidak berpengaruh ke permintaan konsumen,” kata Sigit.

    Selain isu perpajakan daerah, kondisi geopolitik global dan fluktuasi harga komoditas serta cuaca diprediksi akan memengaruhi stabilitas daya beli masyarakat.

    Tantangan dan Peluang Pertumbuhan

    Meskipun menghadapi berbagai potensi kendala, AISI memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil dengan perkiraan penjualan antara 6,4 juta hingga 6,7 juta unit di tahun ini. Pertumbuhan penjualan ini sangat bergantung pada peran perusahaan pembiayaan, mengingat mayoritas masyarakat Indonesia masih mengandalkan skema kredit untuk pembelian kendaraan. Kontribusi pembelian secara kredit yang mencapai sekitar 65 persen menegaskan pentingnya industri pembiayaan sebagai penopang utama laju permintaan pasar.

    Tahun sebelumnya, daya beli masyarakat, khususnya segmen menengah, mengalami penurunan. Namun, banyak yang beralih membeli sepeda motor untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif, sehingga pasar tetap menunjukkan pertumbuhan meskipun tidak signifikan. “Tahun lalu diwarnai penurunan daya beli terutama di masyarakat ekonomi menengah dan mereka memilih membeli sepeda motor untuk menopang kegiatan ekonomi produktif mereka. Ini juga membuat market tahun lalu tetap tumbuh meski tidak besar,” ujar Sigit.

    Sepanjang tahun 2025, AISI berhasil membukukan penjualan sebanyak 6.412.769 unit, melampaui target yang ditetapkan antara 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Angka ini mencerminkan kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap sepeda motor sebagai moda transportasi yang efisien dan efektif, baik untuk keperluan ekonomi maupun aktivitas gaya hidup. “Kami berharap pertumbuhan ini akan berlanjut tahun ini sehingga industri sepeda motor dapat terus berkontribusi menggerakkan ekonomi tahun ini,” tambah Sigit.

    Data AISI menunjukkan bahwa segmen skutik mendominasi pasar sepeda motor baru domestik pada tahun lalu dengan pangsa 91,7 persen. Motor jenis underbone menyumbang 4,46 persen, tipe sport sebesar 3,51 persen, sementara sepeda motor listrik masih berada di bawah 1 persen.

    Sumber : antara

    Berita Terkait

    Indonesia Memiliki Potensi Besar Menjadi Destinasi Gastronomi Dunia

    IDNEWSUPDATE.COM – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi...

    Harga Emas Antam Hari Ini Mengalami Koreksi di Awal Pekan

    IDNEWSUPDATE.COM – Harga emas batangan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam)...

    Layanan Kelas Eksekutif PT KAI Catat 7,58 Juta Penumpang Selama Semester Pertama 2026

    IDNEWSUPDATE.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pelanggan yang menggunakan...

    OJK Resmi Blokir Puluhan Ribu Rekening Terindikasi Judi Online

    IDNEWSUPDATE.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah melakukan pemblokiran terhadap...