Rabu , 22 Juli 2026
    Home Peristiwa Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Tunggu Instruksi Presiden
    Peristiwa

    Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Tunggu Instruksi Presiden

    13

    Ilustrasi prajurit TNI bersiap menerima perintah, dengan latar belakang peta Gaza yang samar.

    IDNEWSUPDATE.COM – 

    Indonesia telah menyiapkan prajurit TNI untuk ditugaskan sebagai bagian dari pasukan perdamaian di Gaza, Palestina. Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan, menyatakan bahwa pengiriman pasukan ini akan segera dilaksanakan setelah menerima perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

    “Pada intinya, kami sudah siap. Mabes TNI dan Panglima TNI telah mempersiapkan prajurit kami agar sewaktu-waktu dapat diberangkatkan. Kami hanya tinggal menunggu perintah serta koordinasi mengenai waktu keberangkatan. Kami menyatakan siap,” ujar Donny Ermawan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (10/2).

    Detail Penentuan Jumlah Pasukan dan Rencana Pengiriman

    Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi, menjelaskan bahwa jumlah pasti prajurit yang akan dikirim akan ditentukan pada akhir bulan Februari ini. “Kemungkinan, jika tidak salah, pada minggu terakhir bulan Februari ini akan diputuskan berapa banyak personel TNI yang akan berkontribusi dalam jumlah pasukan,” ungkapnya.

    Ia juga menyatakan tidak menutup kemungkinan bahwa prajurit yang dipilih adalah mereka yang telah memiliki pengalaman bertugas sebagai pasukan perdamaian sebelumnya. “Hingga saat ini, kami memiliki beberapa opsi untuk dapat berpartisipasi aktif dalam upaya perdamaian di Gaza. Keputusan pastinya akan menunggu finalisasi yang akan ditandatangani langsung oleh Bapak Presiden pada akhir bulan ini,” tambahnya.

    Sebelumnya, media Israel, KAN, melaporkan bahwa Indonesia berpotensi menjadi negara pertama yang mengirim Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) ke Jalur Gaza, Palestina. Laporan tersebut, seperti dikutip oleh Jerusalem Post, mengindikasikan bahwa pasukan Indonesia bisa tiba di Gaza dalam beberapa minggu mendatang. Informasi ini bersamaan dengan rencana Presiden Donald Trump untuk mengadakan pertemuan perdana negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington pada 19 Februari.

    Sebagai informasi, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah mengesahkan resolusi yang diusulkan oleh Amerika Serikat pada November tahun lalu. Resolusi ini mengizinkan pembentukan BoP dan pengerahan pasukan ISF di bawah komando badan tersebut.

    Sumber : CNN Indonesia

    Berita Terkait

    Sumatra Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem dan Belasan Wilayah Waspada

    IDNEWSUPDATE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan Sumatra Utara sebagai...

    Daftar Peringatan Penting yang Dirayakan Setiap Tanggal 20 Juli

    IDNEWSUPDATE.COM – Tanggal 20 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai momen penting di...

    OJK Resmi Blokir Puluhan Ribu Rekening Terindikasi Judi Online

    IDNEWSUPDATE.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah melakukan pemblokiran terhadap...

    Pemkab Bandung Barat Perkuat Tata Kelola Pengawasan Berbasis Digital Lewat Bimtek Aplikasi SIAP DAN

    IDNEWSUPDATE.COM –  Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Inspektorat Daerah menyelenggarakan Bimbingan Teknis...