IDNEWSUPDATE.COM – Hyundai Motor melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 96.300 unit kendaraan di Amerika Serikat karena adanya kesalahan pada perangkat lunak yang berpotensi memicu kegagalan fungsi panel instrumen. Langkah ini diambil perusahaan untuk memastikan standar keselamatan bagi pengguna menyusul peringatan dari otoritas lalu lintas setempat.
National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) melaporkan bahwa gangguan perangkat lunak ini menyebabkan panel instrumen tidak mampu menampilkan informasi krusial bagi pengendara. Masalah teknis tersebut berdampak pada hilangnya tampilan speedometer, lampu peringatan, hingga indikator vital lainnya saat mobil beroperasi.
Pihak NHTSA menekankan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya. Hal itu dikarenakan pengemudi kehilangan akses pemantauan kecepatan serta tidak menerima peringatan dini jika terdapat gangguan pada sistem kendaraan pada Jumat (26/6/2026).
Adapun penarikan ini mencakup sejumlah model Hyundai Tucson produksi tahun 2025 hingga 2026, termasuk varian standar, Hybrid, dan Plug-in Hybrid Electric (PHEV). Hingga saat ini, pihak produsen menyatakan belum menerima laporan mengenai adanya kecelakaan atau korban jiwa yang disebabkan oleh kendala perangkat lunak tersebut.
Solusi perbaikan bagi pengguna
Untuk mengatasi masalah tersebut, Hyundai akan menyediakan pembaruan perangkat lunak secara nirkabel atau over-the-air (OTA). Bagi pemilik kendaraan yang tidak mendapatkan pembaruan melalui sistem OTA, pihak perusahaan menyediakan layanan perbaikan di bengkel resmi tanpa mengenakan biaya tambahan kepada konsumen.
Hyundai mengimbau kepada seluruh pemilik kendaraan yang terdampak untuk segera mengikuti proses pembaruan sistem segera setelah menerima pemberitahuan resmi dari perusahaan. Langkah ini menjadi prosedur standar untuk menjamin fungsionalitas fitur keselamatan tetap berjalan optimal.













