IDNEWSUPDATE.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pelanggan yang menggunakan layanan kelas eksekutif mencapai 7,58 juta orang sepanjang semester I 2026. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 18,78 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Peningkatan volume penumpang ini didorong oleh kualitas layanan dan pengalaman perjalanan yang memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat saat melintasi berbagai rute antarkota. Fasilitas di kelas eksekutif memungkinkan penumpang untuk menikmati panorama alam, mulai dari perbukitan hingga kawasan perkotaan, dengan suasana yang tenang.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa ruang gerak yang luas pada kelas eksekutif memberikan keleluasaan bagi penumpang untuk beraktivitas selama perjalanan. Penumpang dapat memilih untuk beristirahat, bekerja, atau sekadar berbincang bersama keluarga guna memaksimalkan waktu hingga sampai di kota tujuan.
Dalam keterangannya, Anne mengungkapkan bahwa kenyamanan dan kemudahan akses informasi menjadi fokus utama untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna jasa, seperti yang disampaikannya pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Faktor Pendukung Kenaikan Pelanggan
Pilihan jadwal keberangkatan yang variatif memungkinkan penumpang untuk menyesuaikan agenda perjalanan mereka, baik untuk kebutuhan bisnis maupun wisata. Dari total 25,18 juta pelanggan KA jarak jauh yang tercatat pada semester I 2026, kelas eksekutif menyumbang porsi sebesar 30,08 persen dari total keseluruhan.
Selain fasilitas di dalam gerbong, integrasi layanan melalui aplikasi Access by KAI juga menjadi faktor krusial yang memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Mulai dari pemilihan tempat duduk, pengecekan jadwal, hingga pengelolaan tiket, semuanya dapat dilakukan secara digital sebelum keberangkatan.
Komitmen perusahaan untuk terus menjaga kebersihan, kesiapan petugas, serta kenyamanan di stasiun dan kereta api dinilai menjadi daya tarik utama bagi masyarakat dalam memilih moda transportasi kereta api. Pengalaman visual sepanjang perjalanan, yang menyajikan pemandangan alam dan dinamika masyarakat perdesaan, menjadi nilai tambah yang tidak dirasakan pengguna pada moda transportasi lainnya.













