Rabu , 21 Oktober 2026
Home Peristiwa Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Tidak akan Turun, Meski Ekonomi Melambat
Peristiwa

Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Tidak akan Turun, Meski Ekonomi Melambat

83

IDNEWSUPDATE.COM –  Meskipun daya beli masyarakat menghadapi tekanan, lonjakan pemudik Lebaran 2026 diprediksi tidak akan mengalami penurunan signifikan. Fenomena mudik tetap berjalan, namun dengan perhitungan biaya yang lebih cermat.

Berbeda dengan periode Natal dan Tahun Baru yang cenderung diiringi penahanan diri karena cuaca ekstrem dan persiapan biaya sekolah, Lebaran 2026 diperkirakan akan didorong oleh pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan tradisi pulang kampung yang kuat. “Prediksi mobilitas mudik lebaran 2026 di tengah kondisi ekonomi saat ini menunjukkan fenomena mudik tetap jalan, dompet tetap perhitungan,” ujar Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Djoko memproyeksikan Lebaran 2026 akan menjadi puncak pergerakan manusia terbesar di Indonesia, berbanding terbalik dengan perlambatan yang mungkin terasa pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Ia membedakan kedua momen tersebut, menyatakan bahwa Natal dan Tahun Baru lebih bersifat opsional dan berorientasi pada wisata, sementara mudik Lebaran merupakan kewajiban kultural dan religius yang tidak dapat dinegosiasikan oleh mayoritas penduduk.

Perbedaan Pola Perjalanan Mudik dan Libur Akhir Tahun

“Musim Nataru kebanyakan berwisata dan pengguna sepeda motor antar kota jarak jauh cenderung sangat rendah,” jelas Djoko. Ia menambahkan bahwa kelancaran pada periode Natal dan Tahun Baru belum tentu mencerminkan kondisi mudik Lebaran 2026 karena perbedaan mendasar dalam pola perjalanan. Sebaliknya, mudik Lebaran didominasi oleh keinginan pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga, yang seringkali melibatkan perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor dalam jumlah besar.

“Orang yang bermobilitas juga akan lebih banyak saat mudik lebaran ketimbang Nataru,” tegas Djoko, menyoroti perbedaan volume pergerakan antara kedua periode tersebut.

Sebagai perbandingan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat bahwa realisasi jumlah pemudik Lebaran 2025 mencapai sekitar 154,6 juta orang, yang menunjukkan penurunan tipis 4,69 persen dari tahun sebelumnya. Penurunan ini tidak dikaitkan dengan penurunan daya beli, melainkan lebih pada dinamika pergerakan masyarakat.

Sumber : antara

Berita Terkait

Pemerintah Gunakan Modifikasi Cuaca Berbahan Garam dan Dry Ice untuk Padamkan Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Pemerintah Indonesia secara intensif menjalankan operasi modifikasi cuaca dengan menebar...

Greenpeace Bentangkan Spanduk Kritik di Bundaran HI, Langsung Ditanggapi Gubernur DKI

IDNEWSUPDATE.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan tanggapan resmi terkait...

MUI Serukan Umat untuk Taubat Nasuha, Desak Pemerintah Atasi Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah untuk segera melakukan percepatan...

Sinergi Polri dan MUI: Silaturahmi Kapolri Pertajam Kolaborasi Menjaga Keamanan Nasional

IDNEWSUPDATE.COM – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H.,...