IDNEWSUPDATE.COM – PT Jasa Marga (Persero) Tbk secara resmi menyatakan dukungannya terhadap implementasi program Biosolar B50 di sejumlah titik fasilitas rest area jalan tol. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya strategis perusahaan dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan serta transisi energi nasional.
Pihak Jasa Marga memastikan bahwa infrastruktur di area jalan tol kini telah siap memfasilitasi kebutuhan energi masa depan bagi para pengguna jalan. Kesiapan ini mencakup koordinasi intensif bersama PT Pertamina (Persero) serta para mitra pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di sepanjang jaringan jalan tol milik Jasa Marga Group.
Dukungan tersebut secara nyata ditunjukkan melalui penyediaan sarana dan prasarana saat peresmian program Biosolar B50 yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (9/7). Lokasi tersebut dipilih karena posisinya yang sangat krusial dalam koridor utama mobilitas masyarakat dan jalur distribusi logistik nasional.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menegaskan bahwa penyesuaian fasilitas ini sangat penting agar kendaraan logistik maupun kendaraan pribadi dapat mengakses layanan energi yang lebih ramah lingkungan. Ia menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bentuk adaptasi infrastruktur terhadap agenda transisi energi nasional yang tengah digalakkan pemerintah.
“Jasa Marga memastikan ekosistem infrastruktur pendukung jalan tol mampu beradaptasi dengan kebutuhan transportasi masa depan. Melalui rest area dan sinergi bersama Pertamina, kami mendukung implementasi B50 agar pengguna jalan, termasuk kendaraan logistik, dapat mengakses layanan energi yang sejalan dengan agenda transisi energi nasional,” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/7).
Peran Strategis Rest Area
Implementasi penggunaan Biosolar B50 di rest area ini menjadi kelanjutan dari program biodiesel sebelumnya, yakni B35 dan B40. Selain mendukung kebijakan pemerintah, pemilihan TIP KM 57A sebagai titik awal dianggap tepat karena lokasinya yang terhubung langsung dengan akses Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ). Dengan dukungan infrastruktur ini, Jasa Marga berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan bagi pengguna jalan tol sekaligus berkontribusi dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional.













