IDNEWSUPDATE.COM – Perusahaan pengembang kecerdasan buatan, Anthropic, mencatatkan lonjakan pendapatan tahunan menjadi 65 miliar dolar AS pada akhir Juli 2026 setelah mengalami pertumbuhan pesat sepanjang tahun. Kenaikan drastis dari angka 47 miliar dolar AS pada Mei lalu ini menempatkan perusahaan tersebut dalam posisi dominan di pasar teknologi global saat ini.
Laporan mengenai pencapaian finansial ini menunjukkan akselerasi yang signifikan dibandingkan data akhir tahun lalu yang hanya berada di angka 9 miliar dolar AS. Para investor memproyeksikan tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026.
Di tengah ketatnya persaingan industri, Anthropic mencatatkan performa yang cukup menarik perhatian jika dibandingkan dengan pesaing terdekatnya, OpenAI. Meskipun kedua perusahaan menggunakan metode kalkulasi metrik pendapatan yang berbeda, antusiasme investor terhadap laju pertumbuhan Anthropic dilaporkan jauh lebih tinggi.
Terkait prospek masa depan perusahaan, para investor memperkirakan pendapatan perusahaan akan terus meningkat hingga mencapai kisaran 100 miliar hingga 120 miliar dolar AS di penghujung tahun 2026, seperti dilaporkan Financial Times pada Senin kemarin.
Rencana Penawaran Saham Perdana
Anthropic dikabarkan telah menyerahkan dokumen rahasia terkait rencana penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Perusahaan tersebut diprediksi akan melantai di bursa saham lebih cepat dibandingkan OpenAI, dengan potensi eksekusi paling cepat pada musim gugur tahun ini.
Dalam aksi korporasi tersebut, Anthropic disebut-sebut mengincar valuasi publik sebesar 2 triliun dolar AS atau lebih. Target nilai ini berpotensi menjadikan debut pasar Anthropic sebagai yang terbesar dalam sejarah keuangan dunia.
Sebagai informasi tambahan, pada akhir Mei lalu, perusahaan ini telah mengumpulkan dana sebesar 65 miliar dolar AS yang memberikan valuasi terakhir kepada Anthropic sebesar 965 miliar dolar AS.
