IDNEWSUPDATE.COM – Ribuan penggemar membanjiri kolom komentar media sosial promotor untuk meminta penambahan jadwal konser tunggal King Nassar bertajuk Lost in the Jungle setelah seluruh tiket terjual habis dalam waktu singkat pada Sabtu (29/8/2026).
Tingginya permintaan tersebut muncul karena banyak calon penonton mengaku gagal mendapatkan tiket saat proses penjualan berlangsung pekan lalu. Konser perdana yang sangat dinantikan ini rencananya akan diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, pada 7 November mendatang.
Kekecewaan para penggemar terlihat jelas dari ribuan komentar yang memenuhi unggahan resmi pihak penyelenggara, Boss Creator. Banyak di antara mereka yang telah meluangkan waktu khusus untuk melakukan “war” tiket sejak penjualan dibuka namun tidak berhasil memperoleh akses masuk ke acara tersebut.
Beberapa penggemar bahkan menyarankan agar konser dipindahkan ke lokasi yang lebih besar seperti stadion utama guna menampung minat masyarakat yang membludak. Selain itu, terdapat pula aspirasi dari penggemar di luar kota yang berharap King Nassar dapat membawa pertunjukannya ke berbagai daerah di Indonesia.
Permintaan Tambahan Hari Konser
Salah satu pengguna media sosial menyatakan harapannya agar pihak promotor mempertimbangkan peluang bisnis sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat. “Dear Boss Creator, karena tingginya minat atas konser ini, tolong lihat peluang yang sangat besar ini bahwa masyarakat membutuhkan hiburan di sela kesibukan,” tulis salah satu penggemar yang diunggah pada Sabtu (29/8/2026).
Hingga saat ini, pihak manajemen maupun King Nassar belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan penambahan hari konser maupun kemungkinan perubahan lokasi acara. Konser Lost in the Jungle sendiri menjadi momen penting dalam karier sang penyanyi dangdut yang dikenal melalui berbagai aksi panggung ikonik dan kostum glamornya.
Sejak informasi konser diumumkan ke publik, respons positif terus mengalir dari para penggemar serta rekan sesama selebritas. Meskipun tiket berbagai kategori dengan kisaran harga Rp350 ribu hingga Rp3,5 juta telah ludes terjual, fenomena sulitnya mendapatkan tiket ini sempat menjadi topik perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
