Rabu , 21 Oktober 2026
Home Peristiwa Pemerintah Indonesia Upayakan Pemulangan Lima Bayi Orang Utan dari India
Peristiwa

Pemerintah Indonesia Upayakan Pemulangan Lima Bayi Orang Utan dari India

47

IDNEWSUPDATE.COM – Pemerintah Republik Indonesia tengah melakukan upaya koordinasi intensif untuk memulangkan lima ekor bayi orang utan yang ditemukan telantar di kawasan hutan Odisha, India, pada Selasa (8/9) lalu. Langkah ini diambil menyusul dugaan kuat bahwa satwa dilindungi tersebut berasal dari habitat asli di Pulau Sumatra.

Pihak Kementerian Kehutanan memastikan akan menindaklanjuti temuan tersebut secara serius guna memastikan keselamatan dan masa depan kelima satwa yang diperkirakan masih berusia 1 hingga 1,5 tahun itu. Saat ini, seluruh bayi orang utan tersebut sedang berada dalam perawatan medis dan pengawasan di Nandankan Zoological Park, Bhubaneswar, India.

Kementerian Kehutanan dalam rilis resminya pada Jumat (11/9) menyatakan bahwa koordinasi lintas negara sedang dilakukan dengan melibatkan otoritas terkait di India serta mitra konservasi internasional. Proses ini bertujuan untuk melakukan verifikasi mendalam mengenai asal-usul genetik satwa melalui uji DNA.

Mengingat orang utan bukan merupakan satwa endemik India, temuan ini memperkuat indikasi adanya praktik perdagangan satwa liar ilegal lintas negara. “Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah konkret melalui koordinasi dengan otoritas terkait di India maupun di dalam negeri untuk memastikan penanganan, verifikasi asal-usul, serta mengupayakan pemulangan atau repatriasi kelima orang utan tersebut ke Indonesia,” ungkap pernyataan Kemenhut, Jumat (11/9).

Proses Repatriasi dan Konservasi

Untuk memuluskan proses pemulangan, pemerintah telah menjalin komunikasi strategis dengan berbagai lembaga, termasuk Management Authority CITES India, Kedutaan Besar RI di New Delhi, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Langkah ini diambil agar seluruh tahapan repatriasi tetap mematuhi hukum nasional maupun mekanisme internasional terkait perdagangan satwa langka.

Selain otoritas pemerintah, sejumlah mitra konservasi di dalam negeri seperti Yayasan Ekosistem Leuser (YEL), Jaringan Satwa Indonesia (JSI), Center for Orangutan Protection (COP), dan Forum Orangutan Indonesia (FORINA) juga telah menyatakan kesiapannya. Para mitra tersebut nantinya akan membantu Kementerian Kehutanan dalam proses rehabilitasi setelah kelima orang utan tersebut berhasil dipulangkan ke Tanah Air.

Berita Terkait

Pemerintah Gunakan Modifikasi Cuaca Berbahan Garam dan Dry Ice untuk Padamkan Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Pemerintah Indonesia secara intensif menjalankan operasi modifikasi cuaca dengan menebar...

Greenpeace Bentangkan Spanduk Kritik di Bundaran HI, Langsung Ditanggapi Gubernur DKI

IDNEWSUPDATE.COM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan tanggapan resmi terkait...

MUI Serukan Umat untuk Taubat Nasuha, Desak Pemerintah Atasi Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah untuk segera melakukan percepatan...

Sinergi Polri dan MUI: Silaturahmi Kapolri Pertajam Kolaborasi Menjaga Keamanan Nasional

IDNEWSUPDATE.COM – Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H.,...