Selasa , 20 Oktober 2026
Home Bisnis Realisasi KUR Perumahan Tembus Rp27 Triliun Dukung Sektor UMKM
Bisnis

Realisasi KUR Perumahan Tembus Rp27 Triliun Dukung Sektor UMKM

21

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan mencapai Rp27,37 triliun dengan total 114.672 debitur hingga 14 Oktober 2026. Program ini berhasil memfasilitasi kebutuhan perumahan bagi sekitar 110.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh Indonesia.

Pemerintah memberikan subsidi bunga sebesar 5 persen untuk program ini agar beban pembayaran debitur menjadi lebih ringan dibandingkan suku bunga komersial. Kebijakan ini bertujuan memperkuat ekosistem perumahan mulai dari pengembang, kontraktor, hingga pelaku usaha bahan bangunan.

Selain bagi sektor konstruksi, pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk kebutuhan renovasi atau pembangunan tempat usaha. Awalnya, plafon KUR ini ditetapkan sebesar Rp36 triliun, namun kemudian ditingkatkan menjadi Rp50 triliun karena performa penyaluran yang dinilai positif.

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menjelaskan bahwa fleksibilitas pembiayaan diberikan kepada para pelaku usaha skala kecil yang ingin mengembangkan sarana pendukung kegiatan ekonomi mereka. “Seluruh UMKM yang punya usaha rumahan, jualan makanan dan sebagainya, mau membesarkan dapur dan sebagainya, itu juga diperkenankan,” ujar Sri saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Pemanfaatan KUR untuk UMKM

Pemanfaatan dana KUR Perumahan mencakup renovasi sebanyak 90.932 unit rumah usaha, pembelian 10.374 unit rumah, serta pembangunan 9.528 unit rumah baru. Total pembiayaan untuk ekosistem perumahan tersebut mencapai Rp9,3 triliun, yang terdiri dari:

  • Pembiayaan bagi 1.404 pengembang sebesar Rp5,4 triliun.
  • Dukungan bagi 2.038 pedagang bahan bangunan senilai Rp2,9 triliun.
  • Kontrak kerja sama dengan 396 kontraktor senilai Rp1,04 triliun.

Penyaluran KUR ini dinilai menjadi instrumen penting untuk mendukung capaian Program 3 Juta Rumah yang tengah dijalankan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi keluarga melalui sektor properti.

Berita Terkait

Penjualan Mobil LCGC Turun Akibat Peralihan Konsumen ke Kendaraan Listrik

IDNEWSUPDATE.COM – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penurunan signifikan pada...

BEI Resmi Menurunkan Batas Auto Rejection Bawah Jadi Tujuh Persen

IDNEWSUPDATE.COM – PT Bursa Efek Indonesia secara resmi melakukan penyesuaian batas Auto...

Kisah Yeni Dahlia Bangun Bisnis Digital & Periklanan hingga Memiliki Tim di Mancanegara

IDNEWSUPDATE.COM — Yeni Dahlia, lahir di Jakarta pada 24 April 1994, merupakan...

Bursa Efek Indonesia Hentikan Perdagangan Akibat IHSG Anjlok Signifikan

IDNEWSUPDATE.COM – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham...