Rabu , 22 Juli 2026
    Home Pendidikan Adaptasi Komunikasi Organisasi di Tengah Perkembangan Teknologi Digital
    Pendidikan

    Adaptasi Komunikasi Organisasi di Tengah Perkembangan Teknologi Digital

    11

    IDNEWSUPDATE.COM –  Digitalisasi telah mengubah pola komunikasi organisasi secara signifikan, baik di lingkungan pendidikan, pemerintahan, maupun dunia kerja. Arus informasi yang semakin cepat menuntut organisasi untuk mampu beradaptasi dengan teknologi digital agar komunikasi internal dan eksternal berjalan efektif, transparan, serta berkelanjutan.

    Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, M. Faris Dzulfiqar (1152400014), menilai bahwa implementasi komunikasi organisasi di era digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan media sosial atau aplikasi pesan instan, tetapi juga menyangkut perubahan budaya komunikasi. Menurutnya, teknologi digital mendorong organisasi untuk lebih terbuka, responsif, dan kolaboratif dalam menyampaikan pesan maupun mengambil keputusan. “Komunikasi organisasi kini tidak lagi bersifat satu arah. Digitalisasi membuka ruang dialog yang lebih luas antara pimpinan dan anggota,” ujarnya.

    Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNTAG Surabaya, Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A., menjelaskan bahwa komunikasi organisasi di era digital harus dibangun di atas strategi yang jelas. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara pesan, media, dan tujuan organisasi. “Teknologi hanyalah alat. Keberhasilan komunikasi organisasi tetap bergantung pada kejelasan pesan, etika komunikasi, serta kemampuan sumber daya manusia dalam memanfaatkan media digital secara tepat,” tuturnya.

    Pandangan lain juga disampaikan oleh akademisi komunikasi organisasi yang menyoroti tantangan digitalisasi, seperti potensi miskomunikasi, banjir informasi, dan menurunnya interaksi tatap muka. Berdasarkan kajian komunikasi modern, organisasi dituntut memiliki pedoman komunikasi digital agar pesan yang disampaikan tetap konsisten dengan nilai dan identitas organisasi. Selain itu, literasi digital menjadi faktor kunci agar anggota organisasi mampu memilah informasi dan berkomunikasi secara profesional.

    Di sisi lain, digitalisasi memberi peluang besar bagi organisasi untuk meningkatkan efektivitas kerja. Platform kolaborasi daring, sistem manajemen internal, serta media sosial institusional memungkinkan koordinasi berlangsung lebih cepat dan efisien. Kondisi ini mendorong organisasi untuk lebih adaptif terhadap perubahan serta mampu menjangkau publik yang lebih luas.

    Implementasi komunikasi organisasi pada era digitalisasi menuntut keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kualitas komunikasi manusiawi. Dengan strategi yang matang, kompetensi komunikasi yang baik, serta etika digital yang kuat, organisasi dapat menjadikan digitalisasi sebagai sarana memperkuat kinerja, kepercayaan, dan citra di tengah dinamika masyarakat modern.

    Berita Terkait

    Mahasiswa/i STIKOM PROSIA Gelar Pameran Budaya Pesisir Utara Jawa, Kenalkan Warisan Tradisi Lokal

    IDNEWSUPDATE.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia...

    Kemenbud Luncurkan Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia Tahun 2026

    IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Kebudayaan resmi meluncurkan program Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia...

    Digitalisasi Wastra Minangkabau: Yuli Yanti Sulap Tradisi Kain Pangkek Duo Jadi Mahakarya Fashion 3D di ISI Padang Panjang

    IDNEWSUPDATE.COM –  Sebuah terobosan bersejarah yang memadukan kekayaan tradisi dan teknologi masa...

    Quiet Quitting: Ketika Karyawan Hadir, tetapi Tidak Lagi Terlibat

    Oleh: Angela Amadea Sekar Putri, S.Psi.  Universitas Katolik Soegijapranata Semarang   Setiap...