Rabu , 22 Juli 2026
    Home Pendidikan Mahasiswa UNTAG Surabaya Tekankan Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri
    Pendidikan

    Mahasiswa UNTAG Surabaya Tekankan Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri

    14

    IDNEWSUPDATE.COM –  Kemampuan public speaking dinilai menjadi salah satu faktor
    penting dalam membangun kepercayaan diri mahasiswa, khususnya di lingkungan
    akademik dan sosial. Hal tersebut disampaikan oleh Anita Aprillia Wulansari
    (1152400005)
    , mahasiswa Ilmu Komunikasi Kelas G Fakultas Ilmu Sosial dan
    Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, dalam
    pembahasan akademik mengenai pengembangan diri mahasiswa.

     Menurut Anita, public speaking bukan sekadar kemampuan
    berbicara di depan umum, melainkan proses pembentukan mental, keberanian, serta
    kemampuan mengelola rasa gugup. “Kepercayaan diri tidak muncul secara instan.
    Melalui latihan public speaking yang berkelanjutan, mahasiswa belajar mengenali
    potensi diri, mengelola emosi, dan menyampaikan gagasan secara terstruktur,”
    ujarnya.

     Ia menjelaskan bahwa dalam konteks perkuliahan, public
    speaking memiliki peran strategis, terutama saat presentasi, diskusi kelas,
    hingga kegiatan organisasi. Mahasiswa yang terbiasa berbicara di depan umum
    cenderung lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat serta berani mengambil
    peran aktif dalam berbagai forum. “Public speaking melatih kita untuk berpikir
    kritis sekaligus berani tampil,” tambah Anita.

    Pandangan tersebut sejalan dengan pemaparan Drs. Widiyatmo
    Ekoputro, M.A.
    , dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNTAG Surabaya. Menurutnya,
    kepercayaan diri merupakan modal dasar dalam komunikasi yang efektif. “Public
    speaking adalah sarana pembelajaran komunikasi intrapersonal dan interpersonal.
    Mahasiswa dilatih untuk memahami diri sendiri sebelum mampu meyakinkan orang
    lain,” jelasnya.

     Widiyatmo menekankan bahwa praktik public speaking di ruang
    kelas seharusnya tidak hanya berorientasi pada aspek teknis berbicara, tetapi
    juga pada pembentukan karakter. “Ketika mahasiswa diberi ruang untuk berbicara
    dan tidak takut melakukan kesalahan, di situlah kepercayaan diri tumbuh,”
    ungkapnya.

    Sementara itu, dosen komunikasi lainnya di lingkungan FISIP
    UNTAG Surabaya menilai bahwa public speaking juga berkontribusi pada kesiapan
    mahasiswa menghadapi dunia kerja. Berdasarkan pengamatan akademik, mahasiswa
    yang aktif dalam kegiatan presentasi dan diskusi cenderung lebih siap
    menghadapi wawancara kerja maupun dinamika profesional. “Kemampuan menyampaikan
    ide dengan jelas dan percaya diri menjadi nilai tambah yang signifikan,” ujar
    salah satu dosen pengampu mata kuliah komunikasi.

    Berdasarkan kajian akademik dan pengalaman mahasiswa,
    penguatan public speaking dinilai perlu terus dikembangkan melalui metode
    pembelajaran yang partisipatif. Diskusi kelompok, simulasi presentasi, dan
    forum debat menjadi sarana efektif untuk melatih keberanian berbicara sekaligus
    membangun kepercayaan diri.

     Melalui pembahasan ini, Anita Aprillia Wulansari menegaskan
    bahwa public speaking bukan hanya kebutuhan akademik, tetapi juga bekal penting
    dalam kehidupan sosial dan profesional. “Kepercayaan diri yang dibangun sejak
    bangku kuliah akan menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa dalam menghadapi
    tantangan di masa depan,” pungkasnya.

    Berita Terkait

    Mahasiswa/i STIKOM PROSIA Gelar Pameran Budaya Pesisir Utara Jawa, Kenalkan Warisan Tradisi Lokal

    IDNEWSUPDATE.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia...

    Kemenbud Luncurkan Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia Tahun 2026

    IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Kebudayaan resmi meluncurkan program Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia...

    Digitalisasi Wastra Minangkabau: Yuli Yanti Sulap Tradisi Kain Pangkek Duo Jadi Mahakarya Fashion 3D di ISI Padang Panjang

    IDNEWSUPDATE.COM –  Sebuah terobosan bersejarah yang memadukan kekayaan tradisi dan teknologi masa...

    Quiet Quitting: Ketika Karyawan Hadir, tetapi Tidak Lagi Terlibat

    Oleh: Angela Amadea Sekar Putri, S.Psi.  Universitas Katolik Soegijapranata Semarang   Setiap...