Rabu , 22 Juli 2026
    Home Pendidikan Peran Komunikasi Organisasi dalam Meningkatkan Kualitas SDM
    Pendidikan

    Peran Komunikasi Organisasi dalam Meningkatkan Kualitas SDM

    13

    IDNEWSUPDATE.COM –  Komunikasi organisasi memiliki peran strategis dalam
    meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam membangun
    koordinasi, loyalitas, serta efektivitas kerja di dalam sebuah lembaga. Hal
    tersebut menjadi pembahasan utama dalam kajian akademik yang dilakukan oleh
    mahasiswa Ilmu Komunikasi kelas A, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    (FISIP), Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya.

    Mahasiswa Ilmu Komunikasi, M. Iqbal Kurniawan (1152400003),
    menilai bahwa komunikasi organisasi bukan sekadar proses penyampaian pesan,
    melainkan fondasi dalam membentuk budaya kerja dan meningkatkan kompetensi
    individu dalam organisasi. Menurutnya, tanpa sistem komunikasi yang
    terstruktur, pengembangan SDM akan berjalan tidak optimal.

    “Komunikasi organisasi berfungsi sebagai penghubung antara
    kebijakan pimpinan dengan pelaksana di lapangan. Ketika pesan tidak
    tersampaikan dengan jelas, maka kualitas kerja SDM juga akan terdampak,” ujar
    M. Iqbal Kurniawan saat menyampaikan pandangannya dalam diskusi kelas.

    Sejalan dengan hal tersebut, Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A.,
    dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNTAG Surabaya, menjelaskan bahwa komunikasi
    organisasi memiliki peran vital dalam membentuk pemahaman bersama, meningkatkan
    motivasi kerja, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab pada setiap anggota
    organisasi.

    “Organisasi yang memiliki pola komunikasi terbuka dan dua
    arah cenderung lebih adaptif dan produktif. SDM di dalamnya merasa dihargai,
    sehingga terdorong untuk terus berkembang,” ungkap Widiyatmo.

    Berdasarkan kajian akademik, komunikasi organisasi yang
    efektif mampu meningkatkan kualitas SDM melalui proses sosialisasi nilai
    organisasi, penyamaan persepsi, serta penguatan kerja sama tim. Hal ini berlaku
    tidak hanya di lingkungan perkantoran, tetapi juga dalam organisasi berbasis
    komunitas dan sektor lapangan.

    Menurut pengamatan mahasiswa, penerapan komunikasi
    organisasi dapat dianalogikan seperti proses kerja di sawah, di mana setiap
    peran memiliki fungsi yang saling berkaitan. Petani, pengairan, dan waktu tanam
    harus terkoordinasi dengan baik agar menghasilkan panen yang optimal. Tanpa
    komunikasi dan koordinasi, hasil yang diperoleh tidak akan maksimal.

    Pungkasnya, komunikasi organisasi merupakan elemen mendasar
    dalam meningkatkan kualitas SDM, baik di lingkungan akademik, organisasi
    formal, maupun sektor lapangan seperti pertanian. Dengan komunikasi yang
    terarah dan berkesinambungan, organisasi diharapkan mampu menumbuhkan SDM yang
    kompeten, produktif, dan berdaya saing.

    Berita Terkait

    Mahasiswa/i STIKOM PROSIA Gelar Pameran Budaya Pesisir Utara Jawa, Kenalkan Warisan Tradisi Lokal

    IDNEWSUPDATE.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia...

    Kemenbud Luncurkan Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia Tahun 2026

    IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Kebudayaan resmi meluncurkan program Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia...

    Digitalisasi Wastra Minangkabau: Yuli Yanti Sulap Tradisi Kain Pangkek Duo Jadi Mahakarya Fashion 3D di ISI Padang Panjang

    IDNEWSUPDATE.COM –  Sebuah terobosan bersejarah yang memadukan kekayaan tradisi dan teknologi masa...

    Quiet Quitting: Ketika Karyawan Hadir, tetapi Tidak Lagi Terlibat

    Oleh: Angela Amadea Sekar Putri, S.Psi.  Universitas Katolik Soegijapranata Semarang   Setiap...