Rabu , 22 Juli 2026
    Home Peristiwa Jemaah Haji Indonesia Diminta Jaga Kesehatan di Tanah Suci
    Peristiwa

    Jemaah Haji Indonesia Diminta Jaga Kesehatan di Tanah Suci

    15

    IDNEWSUPDATE.COM –  Hingga Senin (11/5/2026), sebanyak 24 jemaah haji Indonesia dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kebugaran fisik dan tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah.

    Data terbaru menunjukkan bahwa 132.057 jemaah dan 1.361 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi dalam 341 kloter. Sebanyak 92.767 jemaah dan 960 petugas telah tiba di Mekkah dari Madinah, sementara 25.541 jemaah dan 269 petugas tiba di Mekkah melalui Jeddah. Jemaah haji khusus yang telah tiba berjumlah 5.766 orang.

    Sejauh ini, 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Kemenhaj mencatat satu jemaah wafat pada Minggu (10/5/2026) atas nama Kasiani Sigito Tarmidi dari Kota Medan, Sumatera Utara. Dengan demikian, total jemaah yang wafat di Arab Saudi mencapai 24 orang.

    Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian jemaah dan mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

    Imbauan Kemenhaj untuk Jemaah Haji

    Kemenhaj mengingatkan jemaah untuk menghemat tenaga dan fokus pada persiapan puncak ibadah haji 1447 H/2026 M. “Puncak haji membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual,” ujar Maria Assegaff.

    Jemaah disarankan untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di luar hotel, terutama pada siang hari saat suhu di Mekkah dan Madinah mencapai 38 hingga 42 derajat Celsius. “Jemaah perlu mengutamakan kesehatan. Hemat tenaga, cukup istirahat, makan tepat waktu, minum air putih yang cukup, dan selalu ikuti arahan petugas,” tambahnya.

    Jemaah lansia, disabilitas, dan berisiko tinggi diminta segera melapor kepada petugas jika mengalami keluhan kesehatan seperti pusing, sesak napas, nyeri dada, demam, batuk berat, atau kondisi tubuh menurun. “Jangan menunggu kondisi memburuk. Kesehatan adalah bekal utama menuju puncak haji,” tegas Maria.

    Peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) juga ditekankan dalam mendampingi jemaah, termasuk memperkuat edukasi kesehatan, keselamatan, ketertiban, dan kedisiplinan.

    Kemenhaj telah mengeluarkan edaran pengaturan pergerakan jemaah sebagai langkah mitigasi menjelang fase puncak haji. Jemaah diminta mematuhi arahan petugas terkait aktivitas dari hotel ke Masjidil Haram, pergerakan dari Madinah ke Mekkah, serta persiapan menuju Armuzna.

    Sumber : viva.co.id

    Berita Terkait

    Sumatra Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem dan Belasan Wilayah Waspada

    IDNEWSUPDATE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan Sumatra Utara sebagai...

    Daftar Peringatan Penting yang Dirayakan Setiap Tanggal 20 Juli

    IDNEWSUPDATE.COM – Tanggal 20 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai momen penting di...

    OJK Resmi Blokir Puluhan Ribu Rekening Terindikasi Judi Online

    IDNEWSUPDATE.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah melakukan pemblokiran terhadap...

    Pemkab Bandung Barat Perkuat Tata Kelola Pengawasan Berbasis Digital Lewat Bimtek Aplikasi SIAP DAN

    IDNEWSUPDATE.COM –  Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Inspektorat Daerah menyelenggarakan Bimbingan Teknis...