IDNEWSUPDATE.COM – Masyarakat kini kembali membayar harga tiket pesawat kelas ekonomi dengan komponen Pajak Pertambahan Nilai (PPN) setelah kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) resmi berakhir pada 5 Juli 2026. Penyesuaian tarif ini mulai berlaku efektif bagi seluruh pembelian tiket penerbangan domestik terhitung sejak Senin (6/7) kemarin.
Berakhirnya insentif ini menandai selesainya program stimulus yang sebelumnya diberikan pemerintah selama masa libur sekolah. Selama periode 24 Juni hingga 5 Juli 2026, pemerintah memberikan diskon 100 persen PPN sebagai upaya menjaga stabilitas daya beli masyarakat saat melakukan perjalanan udara.
Kebijakan PPN DTP sendiri merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk merespons tantangan ekonomi, termasuk fluktuasi harga avtur di pasar global. Melalui skema tersebut, pemerintah berusaha memastikan tarif penerbangan tetap terjangkau dengan menahan kenaikan harga di kisaran 9 hingga 13 persen.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa pemberian insentif bertujuan untuk mendukung sektor transportasi serta pariwisata nasional. Kebijakan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk bepergian dengan biaya yang lebih terjangkau, ujar Dudy dalam sebuah keterangan resmi yang disampaikan beberapa waktu silam.
Akhir Masa Insentif Transportasi
Selain tiket pesawat, sejumlah insentif transportasi lainnya yang sempat diberikan pemerintah selama masa libur sekolah juga telah berakhir pada periode yang sama. Beberapa di antaranya meliputi:
- Diskon 30 persen tarif kereta api komersial kelas ekonomi.
- Potongan harga 30 persen untuk tiket kapal laut penumpang kelas ekonomi.
- Pemberian diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan bagi pejalan kaki dan golongan kendaraan tertentu di tujuh lintasan penyeberangan.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian stimulus tersebut, struktur harga tiket untuk berbagai moda transportasi publik kini telah kembali ke tarif normal sesuai dengan ketentuan perpajakan dan operasional yang berlaku.













