IDNEWSUPDATE.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia (STIKOM PROSIA), menyelenggarakan Pameran Budaya Pesisir Utara Jawa sebagai implementasi Project-Based Learning (PjBL) pada mata kuliah Media, Culture & Society. Kegiatan ini merupakan bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mahasiswa pada mata kuliah Media, Culture & Society dengan dosen pengampu Eka Megawati, M.I.Kom.
Pameran Budaya Pesisir Utara Jawa diselenggarakan oleh Mahasiswa Reguler Malam Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan budaya pesisir utara Jawa sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal.
Dalam pelaksanaannya, pameran menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang mengangkat budaya pesisir utara Jawa, seperti pemutaran video budaya yang menyajikan informasi mengenai sejarah batik, tradisi Syawalan, hingga tradisi Nadran yang berkembang di masyarakat pesisir. Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan bazar mahasiswa yang menampilkan berbagai produk dan karya kreatif.
Pameran Budaya Pesisir Utara Jawa dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh pengalaman edukatif dengan mengenal lebih dekat nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun serta memahami pentingnya menjaga keberlangsungan tradisi lokal agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan tamu undangan. Pameran tersebut turut dihadiri oleh Ketua STIKOM PROSIA Jakarta, Fitri Wahyu Rahmadania, M.A., Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Fransiska, M.I.Kom., serta dosen pengampu mata kuliah Media, Culture & Society, Eka Megawati, S.Sos., M.I.Kom.
Menurut Eka Megawati, S.Sos., M.I.Kom., selaku dosen pengampu mata kuliah Media, Culture & Society, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan teori komunikasi budaya melalui pengalaman langsung dalam mengemas dan menyampaikan pesan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep budaya dan komunikasi secara teori, tetapi juga belajar bagaimana menyampaikan pesan budaya melalui media yang kreatif dan menarik. Pameran ini menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta kreativitas,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada IDNEWSUPDATE.COM, Senin (13/7/2026).
Pameran Budaya Pesisir Utara Jawa menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa STIKOM PROSIA dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik yang mendorong kreativitas, kolaborasi, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya Indonesia.













