IDNEWSUPDATE.COM – Sejumlah destinasi wisata populer di Paris, Prancis, memutuskan untuk memperpendek jam operasional mereka pada Sabtu (11/7) dan Minggu (12/7) akibat fenomena gelombang panas ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Langkah ini diambil otoritas setempat sebagai upaya mitigasi terhadap lonjakan suhu yang berpotensi membahayakan kesehatan pengunjung.
Menara Eiffel mengumumkan melalui situs web resminya bahwa objek wisata ikonik tersebut harus menutup pintunya lebih awal, yakni pukul 16.00 waktu setempat, dari jadwal operasional normal yang biasanya berlangsung hingga pukul 00.45 dini hari keesokan harinya.
Tidak hanya Menara Eiffel, pengelola Museum Louvre dan Museum Orsay turut menyesuaikan jadwal layanan mereka. Museum Louvre dijadwalkan tutup pada pukul 16.00 hingga tanggal 13 Juli, sementara Museum Orsay akan mengakhiri jam kunjungannya pada pukul 17.00 hingga tanggal 15 Juli mendatang.
Berdasarkan data dari badan meteorologi Meteo-France, suhu di Paris diperkirakan mencapai puncaknya hingga 36 derajat Celsius pada Sabtu. Di beberapa wilayah lain di Prancis, suhu diprediksi bahkan dapat menyentuh angka 39 hingga 40 derajat Celsius.
Dampak Suhu Ekstrem di Prancis
Saat ini, sekitar seperempat wilayah Prancis dilaporkan berada dalam status siaga merah sebagai respons terhadap gelombang panas yang melanda negara tersebut. Kondisi cuaca panas ekstrem ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga pertengahan pekan depan.
Langkah penutupan ini menjadi salah satu antisipasi pemerintah dalam menghadapi cuaca ekstrem yang untuk pertama kalinya diterapkan dalam rencana darurat gelombang panas, sebagaimana dilaporkan oleh media setempat pada Sabtu (11/7).













