Rabu , 22 Juli 2026
    Home Sehat Waspadai Dampak Buruk Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan Tubuh
    Sehat

    Waspadai Dampak Buruk Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan Tubuh

    7

    IDNEWSUPDATE.COM – Kebiasaan duduk dalam durasi panjang saat bekerja atau beraktivitas sehari-hari kini menjadi perhatian serius para ahli kesehatan karena dampaknya yang memicu berbagai risiko penyakit kronis. Fenomena gaya hidup sedenter ini bahkan sering disamakan dengan bahaya merokok bagi tubuh manusia jika dilakukan secara terus-menerus tanpa diselingi aktivitas fisik.

    Duduk selama lebih dari 30 menit berturut-turut tanpa jeda telah terbukti secara medis dapat mengganggu metabolisme tubuh dan memicu berbagai keluhan kesehatan yang fatal. Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko tersembunyi di balik kebiasaan yang tampak sepele namun membahayakan ini.

    Dampak Serius Kurang Gerak

    Salah satu ancaman paling signifikan adalah peningkatan risiko kanker. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS Medicine, duduk terlalu lama berkorelasi langsung dengan risiko kematian akibat kanker yang meningkat seiring dengan bertambahnya durasi waktu duduk setiap harinya.

    Selain kanker, kebiasaan ini juga memicu masalah obesitas karena tubuh tidak mampu membakar lemak dan gula secara efisien akibat kurangnya pergerakan otot. Kondisi serupa terjadi pada kesehatan jantung, di mana gaya hidup minim gerak meningkatkan risiko gagal jantung hingga 60 persen, bahkan pada individu yang rutin berolahraga.

    Tidak hanya masalah fisik, dampak kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi juga ditemukan memiliki keterkaitan dengan durasi duduk yang panjang. Risiko lain yang mengintai mencakup gangguan tulang belakang akibat postur buruk, diabetes karena metabolisme yang terganggu, serta masalah pembuluh darah seperti varises hingga trombosis vena dalam (DVT).

    Meskipun aktivitas modern sering kali menuntut seseorang untuk tetap duduk, para ahli menyarankan untuk melakukan jeda bergerak setiap 30 menit. Penulis utama studi dari Glasgow University, Frederick Ho, menyatakan bahwa data menunjukkan duduk lebih dari 30 menit berturut-turut sangat terkait dengan risiko kanker yang lebih tinggi, namun bergerak singkat dapat memberikan perlindungan yang efektif saat penelitian tersebut dilakukan.

    Berita Terkait

    Quiet Quitting: Ketika Karyawan Hadir, tetapi Tidak Lagi Terlibat

    Oleh: Angela Amadea Sekar Putri, S.Psi.  Universitas Katolik Soegijapranata Semarang   Setiap...

    Daftar Pilihan Makanan Sehat untuk Mengurangi Tingkat Stres Secara Alami

    IDNEWSUPDATE.COM – Sejumlah jenis makanan bernutrisi tinggi dapat menjadi solusi alami untuk...

    Kandungan Omega 3 Membantu Menekan Risiko Penyakit Psoriasis

    IDNEWSUPDATE.COM – Asam lemak omega-3 diketahui memiliki potensi besar dalam membantu menurunkan...

    Kasus Diabetes Meningkat, Masyarakat Diimbau Lebih Cermat Pilih Produk Herbal

    IDNWESUPDATE.COM – Meningkatnya jumlah penderita diabetes di Indonesia tak cuma jadi tantangan...