Jumat , 30 Oktober 2026
Home Peristiwa Suhu Permukaan Samudra Pasifik Tembus Rekor Baru Akibat El Nino
Peristiwa

Suhu Permukaan Samudra Pasifik Tembus Rekor Baru Akibat El Nino

11

IDNEWSUPDATE.COM – Fenomena El Nino yang semakin intensif menyebabkan suhu permukaan air di Samudra Pasifik bagian tengah menembus angka 30 derajat Celsius pada pertengahan Oktober 2026. Kenaikan suhu ekstrem ini memicu kekhawatiran global karena diprediksi akan terus menguat hingga mencapai puncaknya pada Desember mendatang.

Data yang dirilis oleh Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) mengonfirmasi bahwa suhu tersebut tercatat di wilayah Pasifik khatulistiwa. Kawasan ini merupakan titik krusial bagi para ilmuwan dalam memantau dinamika perkembangan fenomena iklim El Nino secara berkala.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) melalui laporan resminya memperkirakan suhu di wilayah tropis Pasifik bagian tengah dan timur berpotensi mencatatkan rekor tertinggi baru sepanjang periode Oktober hingga Desember 2026. Fenomena cuaca ini diperkirakan tidak hanya berhenti di akhir tahun, melainkan diprediksi akan terus berlanjut hingga memasuki tahun berikutnya.

El Nino sendiri merupakan fenomena iklim alami yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut di wilayah tropis Pasifik. Pemanasan ini secara signifikan memengaruhi pola angin dan pergerakan awan hujan, yang kemudian berpotensi mengubah pola cuaca global.

Dampak Perubahan Iklim Global

WMO mencatat bahwa anomali suhu permukaan laut rata-rata di wilayah Nino 3.4 telah meningkat tajam dari 1,6 derajat Celsius di atas normal pada Juni menjadi 2,5 derajat Celsius pada Agustus 2026. Prakiraan menunjukkan anomali suhu di wilayah tersebut bisa mencapai 3,7 derajat Celsius di atas normal sepanjang kuartal keempat tahun 2026. Angka ini diproyeksikan akan melampaui rekor sebelumnya sebesar 2,6 derajat Celsius yang tercatat pada periode November 2015 hingga Januari 2016.

Perubahan suhu yang drastis ini akan berdampak pada distribusi curah hujan, meningkatnya risiko kekeringan di berbagai wilayah, hingga potensi hujan ekstrem di kawasan tertentu. “Kondisi cuaca di setiap wilayah juga dipengaruhi fenomena iklim lain dan faktor lokal, sehingga kenaikan suhu Samudra Pasifik tidak secara otomatis menentukan kondisi cuaca di suatu negara,” demikian laporan WMO yang dirilis pada Minggu (25/10/2026).

Berita Terkait

Arus Lalu Lintas Jakarta Tetap Normal Meski Terdapat Puluhan Titik Demonstrasi

IDNEWSUPDATE.COM – Sebanyak 53 aksi demonstrasi digelar di berbagai titik wilayah DKI...

Peneliti UNJ Perkuat Konservasi Monyet Ekor Panjang di Situs Buyut Banjar Indramayu

IDNEWSUPDATE.COM – Tim peneliti Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mendorong penguatan pengelolaan habitat...

Potensi Eskalasi Militer Amerika Serikat dan Israel Terhadap Iran Kian Menguat

IDNEWSUPDATE.COM – Amerika Serikat dan Israel dilaporkan tengah mematangkan rencana aksi militer...

BNPB Konfirmasi Ratusan Hektare Lahan di Sumatera dan Kalimantan Masih Terbakar

IDNEWSUPDATE.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 570,08 hektare lahan...