Jumat , 6 November 2026
Home Pendidikan Timor-Leste dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Bahas Beasiswa S1-S2–S3 hingga Riset Bersama
Pendidikan

Timor-Leste dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Bahas Beasiswa S1-S2–S3 hingga Riset Bersama

56

IDNEWSUPDATE.COM –  Pemerintah Timor-Leste terus memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi, pengembangan sumber daya manusia, dan kerja sama penelitian. Upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan antara Atase Pendidikan Timor-Leste untuk Indonesia, Holderyco J.M.C. Campos, Lic.,Dir., dengan Direktur Kelembagaan pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Mukhamad Najib di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kerja sama pendidikan kedua negara sekaligus membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan peningkatan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa Timor-Leste di Indonesia.

Holderyco J.M.C. Campos, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Eks Kepala Staf dan Eks Penasihat Hukum Wakil Perdana Menteri Timor-Leste, kini mengemban tugas diplomatik sebagai Atase Pendidikan Timor-Leste untuk Indonesia. Dalam kapasitas tersebut, ia mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah kedua negara guna memastikan kerja sama pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia Timor-Leste.

Penguatan Data Mahasiswa dan Kerja Sama Pendidikan Bilateral

Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan mengenai pendataan mahasiswa Timor-Leste yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia.

Penguatan basis data mahasiswa dinilai penting untuk mendukung koordinasi antarpemerintah, memetakan kebutuhan pendidikan, serta menjadi dasar penyusunan kebijakan dan program kerja sama pendidikan yang lebih terarah.

Selain itu, pertemuan tersebut turut membahas rencana pengagendaan pertemuan antara Wakil Perdana Menteri Timor-Leste dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat komitmen kerja sama pendidikan pada tingkat pemerintahan.

Tiga Agenda Strategis yang Menjadi Perhatian

Dalam pertemuan tersebut, Holderyco J.M.C. Campos menyampaikan sejumlah poin pembahasan yang menjadi perhatian Pemerintah Timor-Leste dalam memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dengan Indonesia.

1. Penambahan Kuota Beasiswa Program Magister dan Doktor

Pemerintah Timor-Leste mendorong penambahan kuota beasiswa bagi mahasiswa asal Timor-Leste, khususnya untuk program Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3). Perhatian khusus diberikan kepada para dosen di Timor-Leste agar memperoleh kesempatan lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kapasitas akademik, serta mendukung peningkatan kompetensi tenaga pengajar di perguruan tinggi Timor-Leste.

2. Penguatan Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan Akademik

Agenda berikutnya adalah penguatan kerja sama penelitian bersama (joint research) antara perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia dan Timor-Leste. Kerja sama tersebut dinilai penting mengingat Timor-Leste masih menghadapi keterbatasan jumlah peneliti dan fasilitas penelitian. Oleh karena itu, dukungan dari Indonesia diharapkan dapat diwujudkan melalui pendampingan teknis, peningkatan kapasitas peneliti, kolaborasi lintas negara, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik.

Melalui kerja sama ini, kedua negara diharapkan dapat mengidentifikasi peluang penelitian bersama yang konkret dan relevan dengan kebutuhan pembangunan masing-masing negara.

3. Permohonan Keringanan Biaya KITAS bagi Mahasiswa Timor-Leste

Pertemuan tersebut juga membahas permohonan keringanan biaya Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi mahasiswa Timor-Leste yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia. Dalam pembahasan ini, Pemerintah Timor-Leste mengapresiasi implementasi kebijakan perpanjangan masa berlaku KITAS bagi mahasiswa program S2 menjadi dua tahun dan program S3 menjadi tiga tahun, dari sebelumnya yang hanya berlaku satu tahun.

Kebijakan tersebut dinilai dapat membantu mahasiswa dalam memenuhi persyaratan administrasi keimigrasian, mengurangi frekuensi perpanjangan izin tinggal, serta memberikan kemudahan dalam perjalanan ke luar negeri.

Meski demikian, permohonan pengurangan biaya KITAS masih memerlukan koordinasi dan persetujuan dari kementerian serta instansi terkait, khususnya Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Membangun Kemitraan Pendidikan yang Berkelanjutan

Pertemuan ini mencerminkan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat hubungan bilateral melalui sektor pendidikan sebagai salah satu fondasi penting pembangunan nasional. Penguatan kerja sama pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah mahasiswa Timor-Leste yang menempuh pendidikan di Indonesia, tetapi juga pada peningkatan kualitas akademik, kapasitas penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi pembangunan Timor-Leste.

Melalui koordinasi yang semakin intensif antara kedua pemerintah, diharapkan berbagai agenda yang telah dibahas dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan dan program kerja sama yang konkret. Upaya yang dilakukan Holderyco J.M.C. Campos sebagai Atase Pendidikan Timor-Leste untuk Indonesia tersebut menjadi bagian dari diplomasi pendidikan yang menempatkan perguruan tinggi, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia sebagai instrumen penting dalam mempererat hubungan persahabatan kedua negara.

Berita Terkait

Atase Pendidikan Timor-Leste Kunjungi ITSB, Dorong 41 Mahasiswa Terus Berprestasi

IDNEWSUPDATE.COM – Atase Pendidikan Timor-Leste untuk Republik Indonesia, Holderyco J.M.C. Campos, Lic.,...

Atase Pendidikan Timor-Leste: Kerja Sama dengan UKSW Buka Peluang Pendidikan Tinggi bagi Profesional

IDNEWSUPDATE.COM— Atase Pendidikan Timor-Leste untuk Republik Indonesia, Holderyco J.M.C. Campos, Lic., Dir.,...

Model ECO-Health Berbasis Masyarakat Melalui Edukasi dan Pendampingan Dalam Pengelolaan Tanaman Produktif di Lahan Terbuka Hijau Desa Suka Makmur

IDNEWSUPDATE.COM  – Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM...

KKN Tematik 250 UNS Gandeng Polsek Gatak dan SMP Negeri 2 Gatak Gelar Sosialisasi Anti-Bullying bagi Siswa Baru

IDNEWSUPDATE.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 250 Universitas Sebelas Maret di...