Kamis , 23 Juli 2026
    Home Bisnis PT Multi Power Aditama Bangun Ekosistem Tambang yang Lebih Terpadu
    BisnisHeadline

    PT Multi Power Aditama Bangun Ekosistem Tambang yang Lebih Terpadu

    15


    IDNEWSUPDATE.COM – Selama lebih dari tiga
    dekade hadir di industri alat berat, PT Multi Power Aditama (MPA) terus
    memperkuat posisinya sebagai mitra strategis sektor pertambangan di Indonesia.
    Pembukaan cabang baru di Muara Enim menandai langkah penting perusahaan dalam
    merespons dinamika industri yang semakin menuntut kecepatan layanan, efisiensi
    operasional, serta sinergi yang lebih kuat antar pelaku usaha.

    Ekspansi ini menjadi
    wujud adaptasi MPA dalam membangun ekosistem layanan terintegrasi di Sumatera
    Selatan. Melalui jaringan baru ini, pelanggan dapat memperoleh kebutuhan alat
    berat, suku cadang, hingga layanan purna jual dalam satu sistem terhubung, sehingga
    proses distribusi dan penanganan kebutuhan operasional dapat dilakukan dengan
    lebih cepat dan terukur. Pendekatan tersebut diyakini mampu meminimalkan waktu
    tunggu proyek dan memberikan kepastian layanan bagi perusahaan tambang yang
    beroperasi di Muara Enim, Lahat, dan wilayah sekitarnya.

    Muara Enim dipilih
    sebagai lokasi cabang ke-12 karena posisinya yang strategis di jantung
    aktivitas pertambangan batu bara Sumatera Selatan. Kawasan ini memiliki akses
    langsung ke jalur distribusi menuju Palembang dan Tanjung Enim, memungkinkan
    mobilitas alat berat serta pengiriman komponen menjadi lebih efisien.
    Keberadaan cabang baru diharapkan mempercepat respons layanan serta membuka
    peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pelaku industri di wilayah
    tersebut. Selama lebih dari 30 tahun, MPA telah dikenal sebagai penyedia
    komponen alat berat unggulan, dengan spesialisasi pada undercarriage dan ground
    engaging tools (G.E.T) untuk sektor mining, agriculture & forestry,
    konstruksi, serta industrial.

    Dengan fasilitas
    gudang suku cadang modern dan dukungan teknisi berpengalaman, MPA menargetkan
    peningkatan signifikan dalam kualitas layanan yang diberikan kepada sektor
    tambang yang terus berkembang di Sumatera Selatan. Bagi perusahaan, ekspansi
    ini bukan sekadar pertumbuhan jaringan, tetapi kontribusi nyata terhadap
    peningkatan produktivitas industri dan penguatan ekonomi daerah.

    Perwakilan manajemen
    PT Multi Power Aditama Group, Joseph Effendy, menegaskan bahwa pembukaan cabang
    ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan
    sektor pertambangan nasional. “MPA selalu berpegang pada prinsip tumbuh kembang
    bersama mitra. Pembukaan cabang Muara Enim bukan hanya penambahan titik
    layanan, tetapi langkah strategis untuk memastikan setiap kebutuhan industri
    dapat terpenuhi dengan cepat, tepat, dan terukur. Kami ingin menjadi bagian
    dari solusi yang memperkuat rantai pasok dan produktivitas tambang di Sumatera
    Selatan,” ujarnya.

    Melalui kehadiran
    cabang Muara Enim, PT Multi Power Aditama menegaskan komitmennya untuk terus
    memperluas kolaborasi, memperkuat keandalan layanan, dan membangun hubungan
    jangka panjang dengan para pelaku industri di seluruh Indonesia. Ekspansi ini
    menjadi tonggak baru perjalanan perusahaan dalam mendukung perkembangan sektor
    pertambangan melalui layanan yang lebih adaptif, responsif, dan terintegrasi.

    Berita Terkait

    Indonesia Memiliki Potensi Besar Menjadi Destinasi Gastronomi Dunia

    IDNEWSUPDATE.COM – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi...

    Harga Emas Antam Hari Ini Mengalami Koreksi di Awal Pekan

    IDNEWSUPDATE.COM – Harga emas batangan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam)...

    Layanan Kelas Eksekutif PT KAI Catat 7,58 Juta Penumpang Selama Semester Pertama 2026

    IDNEWSUPDATE.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pelanggan yang menggunakan...

    OJK Resmi Blokir Puluhan Ribu Rekening Terindikasi Judi Online

    IDNEWSUPDATE.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah melakukan pemblokiran terhadap...