Rabu , 22 Juli 2026
    Home Peristiwa Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Lancar Selama Ramadhan
    Peristiwa

    Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Lancar Selama Ramadhan

    14

    IDNEWSUPDATE.COM –  Pemerintah menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilaksanakan selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Penyesuaian mekanisme layanan dilakukan untuk memastikan program tetap sasaran tanpa mengganggu ibadah puasa.

    Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa program ini akan beradaptasi dengan kondisi bulan puasa. Bagi siswa Muslim yang menjalankan ibadah puasa, makanan akan didistribusikan dalam bentuk kering yang dapat dikonsumsi saat berbuka. Sementara itu, sekolah dengan mayoritas siswa non-Muslim akan menerima layanan seperti biasa. Kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, dan ibu menyusui juga dipastikan tetap menerima layanan MBG secara normal.

    “Sekolah yang non-Muslim (distribusi MBG) seperti biasa. Ibu hamil, balita juga seperti biasa,” ujar Zulkifli Hasan.

    Penyesuaian Layanan MBG untuk Peserta Didik dan Kelompok Rentan

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan komitmennya untuk terus melayani masyarakat, bahkan di tengah pelaksanaan ibadah Ramadhan. Berdasarkan hasil rapat koordinasi terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan, program ini dipastikan tidak akan berhenti selama bulan suci. Penyesuaian yang dilakukan bersifat strategis, bertujuan untuk menghormati kewajiban berpuasa bagi peserta didik Muslim sekaligus memastikan nutrisi tetap terpenuhi.

    Untuk siswa yang berpuasa, makanan akan disajikan dalam bentuk kering. Pendistribusiannya akan dilakukan menjelang waktu pulang sekolah, sehingga siswa dapat membawanya untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Inisiatif ini telah disiapkan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di berbagai daerah, dengan tetap memperhatikan kecukupan gizi meskipun dalam kemasan kering. “Untuk anak sekolah yang puasa, dibagikan saat pulang sekolah untuk berbuka,” ungkap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

    Bagi lembaga pendidikan seperti pesantren, waktu distribusi makanan juga akan disesuaikan menjadi sore hari agar dapat dinikmati saat berbuka puasa. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program MBG dan sekaligus menghargai aspek spiritual masyarakat. Hingga akhir Januari 2026, program MBG telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, didukung oleh 22.091 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi.

    Selain manfaat gizi, program MBG juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Sebanyak 924.424 tenaga kerja terlibat langsung dalam operasional SPPG, yang didukung oleh ribuan pemasok bahan pangan dan mitra usaha, sebagian besar merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Oleh karena itu, kelancaran program selama Ramadhan dinilai penting untuk menjaga konsistensi pemenuhan gizi dan keberlanjutan dampak ekonomi di tingkat daerah.

    Sumber : Antara

    Berita Terkait

    Sumatra Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem dan Belasan Wilayah Waspada

    IDNEWSUPDATE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan Sumatra Utara sebagai...

    Daftar Peringatan Penting yang Dirayakan Setiap Tanggal 20 Juli

    IDNEWSUPDATE.COM – Tanggal 20 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai momen penting di...

    OJK Resmi Blokir Puluhan Ribu Rekening Terindikasi Judi Online

    IDNEWSUPDATE.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah melakukan pemblokiran terhadap...

    Pemkab Bandung Barat Perkuat Tata Kelola Pengawasan Berbasis Digital Lewat Bimtek Aplikasi SIAP DAN

    IDNEWSUPDATE.COM –  Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Inspektorat Daerah menyelenggarakan Bimbingan Teknis...