Sabtu , 5 September 2026
Home Peristiwa Disaster Network Gelar Mindfulness Practice Session untuk Tingkatkan Kesejahteraan Mental Komunitas di Surabaya
Peristiwa

Disaster Network Gelar Mindfulness Practice Session untuk Tingkatkan Kesejahteraan Mental Komunitas di Surabaya

35

Pakar dan praktisi Mindfulness, Kristianto Batuadji, S.Psi., M.A

IDNEWSUPDATE.COM – Dalam
upaya meningkatkan ketahanan mental masyarakat urban dan memitigasi dampak
psikologis dari paparan pemberitaan bencana, Disaster Network menyelenggarakan
Mindfulness Practice Session. Kegiatan ini diadakan di C2O Library &
Collabtive, Surabaya, pada Sabtu (6/12/2025) dan diikuti oleh beragam peserta,
mahasiswa, dosen, psikiater, psikolog, farmasis, praktisi HR, wirausaha, hingga
masyarakat umum.

Dr. Listyo Yuwanto, founder Disaster
Network, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan
healing singkat dari hiruk pikuk kota sekaligus menjadi bentuk intervensi dini
untuk menjaga kesehatan psikologis di tengah banjir informasi, termasuk
berita-berita bencana. “Kita perlu membekali diri dengan teknik sederhana agar
pikiran tidak mudah terbawa ke mana-mana. Intinya adalah belajar hadir
sepenuhnya di momen saat ini, di sini dan saat ini,” ujarnya.

Sesi yang dimoderatori oleh Kate,
selaku ketua acara, dipandu langsung oleh pakar dan praktisi Mindfulness,
Kristianto Batuadji, S.Psi., M.A. Pembicara membuka workshop dengan pertanyaan
mendasar, “Apa sumber kebahagiaan kita?”. Salah satu peserta, Sulthan Rasyid,
menjawab spontan bahwa kunci utamanya adalah kemampuan untuk mensyukuri apa
yang ada. Kristianto pun menyambut dengan penegasan bahwa seringkali kita tidak
menyadari hal mendasar tersebut.

Peserta tidak hanya mendapatkan
paparan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan berbagai teknik mindfulness.
Hal ini sejalan dengan harapan Sintya, seorang peserta yang pertama kali hadir
dan sejak awal berharap kegiatan ini dapat memberikannya pengalaman spiritual
melalui praktik langsung. Dari sesi praktik tersebut, beragam pengalaman pun
terungkap. Prof. Indrajati membagikan bahwa latihan pernapasan dalam (deep
breathing) membantunya memasuki ruang tenang di mana napas dan pikiran menjadi
selaras dan melambat. Sebaliknya, Kartika praktisi HR justru merasakan
kesulitan awal, Kristianto menjelaskan fenomena ini disebabkan oleh belum
adanya jangkar mindfulness yang kuat. Konsep jangkar ini kemudian memicu
diskusi yang mendalam. Dr. Frikson, menyampaikan pendapatnya bahwa dalam
konteks dunia kerja, jangkar mindfulness dapat diwujudkan dalam bentuk
self-talk atau afirmasi positif yang disengaja untuk menstabilkan fokus dan
emosi.

Sesi yang mendapat perhatian khusus
adalah praktik makan dengan penuh kesadaran (mindful eating). Peserta diajak
untuk benar-benar hadir dan menikmati setiap proses makan dan minum, sesuatu
yang jarang dilakukan dalam keseharian. Ibu Nurlita, seorang psikolog, mengakui
bahwa ini adalah pengalaman pertamanya dan mengungkapkan tantangannya saat aroma
makanan peserta lain sempat mengalihkan perhatiannya.

Dalam penutupan acara, Kate
menyampaikan dua hal. Pertama mengenai respon peserta, peserta sangat antusias
dan berharap ada sesi lanjutan dengan tema kesehatan mental positif lainnya.
Kedua, acara ini memperluas jejaring komunitas di antara para peserta yang
berasal dari beragam latar belakang.

Berita Terkait

PBB Peringatkan Kondisi Bumi Kian Kritis Akibat Lonjakan Suhu Global

IDNEWSUPDATE.COM – Program Lingkungan PBB (UNEP) melaporkan bahwa suhu bumi diprediksi akan...

Sembilan Taman Nasional Resmi Tutup Akses Pendakian Akibat Risiko Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi memberlakukan penutupan sementara akses pendakian di...

KLH Kerahkan Upaya Masif Tangani Karhutla Guna Cegah Asap Lintas Negara

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) secara intensif mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan...

Belasan Ribu Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

IDNEWSUPDATE.COM – Sebanyak 18.504 personel keamanan dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan melayani...