IDNEWSUPDATE.COM – Inovasi teknologi kesehatan terus berkembang menuju sistem yang semakin praktis, terintegrasi, dan berbasis digital. Salah satunya adalah eSMART-Health Check, prototipe pemantauan kesehatan non-invasif yang dikembangkan melalui kolaborasi multidisiplin antara bidang teknik, keperawatan, dan teknologi pendidikan.
Penelitian berjudul “A Mobile-Connected Multi-Parametric Optical System for Non-Invasive Monitoring of Glucose, Cholesterol, Oxygen Saturation, and Heart Rate” melibatkan peneliti dari bidang teknik, keperawatan, dan teknologi pendidikan.
Inovasi ini dikembangkan oleh Taryudi dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Nai-Ying Ko dari Department of Nursing, National Cheng Kung University, Taiwan, Linlin Lindayani dari STIKep PPNI Jawa Barat, serta Murti Kusuma Wirasti dari Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini didanai melalui Program Hibah Internal Perguruan Tinggi Universitas Negeri Jakarta dan Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIKep) PPNI Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya mendorong kolaborasi dan inovasi lintas bidang dalam pengembangan teknologi yang memiliki potensi untuk mendukung transformasi kesehatan digital.
Penelitian ini mengembangkan sistem yang mengintegrasikan sensor optik, pemrosesan data, konektivitas cloud, dan aplikasi mobile. Melalui sensor optik pada ujung jari, perangkat ini dirancang untuk mengestimasi glukosa, kolesterol, saturasi oksigen (SpO₂), dan denyut jantung. Data hasil pengukuran kemudian diproses dan disinkronisasikan ke cloud untuk ditampilkan melalui aplikasi mobile secara real-time.
Dalam studi validasi yang melibatkan 150 orang dewasa dan 450 kali percobaan pengukuran, sebanyak 96% pengukuran berhasil memenuhi kriteria kualitas sinyal, sementara 99,1% pengukuran yang diterima berhasil tersinkronisasi ke cloud.
“Hasil awal menunjukkan kesesuaian yang kuat pada pengukuran denyut jantung dan SpO₂, sementara estimasi glukosa dan kolesterol masih memerlukan kalibrasi serta validasi klinis lebih lanjut,” ungkap peneliti dalam siaran pers kepada IDNewsUpdate.com, Rabu (23/9/2026).
Inovasi ini menjadi langkah menuju pemanfaatan teknologi digital dalam pemantauan kesehatan dari ujung jari, diproses secara cerdas, hingga tersimpan di cloud. Ke depan, pengembangan dan validasi lebih lanjut diharapkan dapat memperkuat potensi teknologi ini dalam mendukung pemantauan kesehatan berbasis digital.
Kolaborasi lintas institusi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi kesehatan yang memadukan teknologi sensor, mobile health, cloud computing, dan pendekatan klinis.
Dari ujung jari ke cloud, eSMART-Health Check menjadi salah satu langkah dalam pengembangan teknologi pemantauan kesehatan digital yang lebih terintegrasi menghubungkan data, teknologi, dan kebutuhan pelayanan kesehatan dalam satu ekosistem.
