Rabu , 22 Juli 2026
    Home Peristiwa Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Tidak akan Turun, Meski Ekonomi Melambat
    Peristiwa

    Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Tidak akan Turun, Meski Ekonomi Melambat

    16

    IDNEWSUPDATE.COM –  Meskipun daya beli masyarakat menghadapi tekanan, lonjakan pemudik Lebaran 2026 diprediksi tidak akan mengalami penurunan signifikan. Fenomena mudik tetap berjalan, namun dengan perhitungan biaya yang lebih cermat.

    Berbeda dengan periode Natal dan Tahun Baru yang cenderung diiringi penahanan diri karena cuaca ekstrem dan persiapan biaya sekolah, Lebaran 2026 diperkirakan akan didorong oleh pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan tradisi pulang kampung yang kuat. “Prediksi mobilitas mudik lebaran 2026 di tengah kondisi ekonomi saat ini menunjukkan fenomena mudik tetap jalan, dompet tetap perhitungan,” ujar Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat, Djoko Setijowarno, dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

    Djoko memproyeksikan Lebaran 2026 akan menjadi puncak pergerakan manusia terbesar di Indonesia, berbanding terbalik dengan perlambatan yang mungkin terasa pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Ia membedakan kedua momen tersebut, menyatakan bahwa Natal dan Tahun Baru lebih bersifat opsional dan berorientasi pada wisata, sementara mudik Lebaran merupakan kewajiban kultural dan religius yang tidak dapat dinegosiasikan oleh mayoritas penduduk.

    Perbedaan Pola Perjalanan Mudik dan Libur Akhir Tahun

    “Musim Nataru kebanyakan berwisata dan pengguna sepeda motor antar kota jarak jauh cenderung sangat rendah,” jelas Djoko. Ia menambahkan bahwa kelancaran pada periode Natal dan Tahun Baru belum tentu mencerminkan kondisi mudik Lebaran 2026 karena perbedaan mendasar dalam pola perjalanan. Sebaliknya, mudik Lebaran didominasi oleh keinginan pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga, yang seringkali melibatkan perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor dalam jumlah besar.

    “Orang yang bermobilitas juga akan lebih banyak saat mudik lebaran ketimbang Nataru,” tegas Djoko, menyoroti perbedaan volume pergerakan antara kedua periode tersebut.

    Sebagai perbandingan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat bahwa realisasi jumlah pemudik Lebaran 2025 mencapai sekitar 154,6 juta orang, yang menunjukkan penurunan tipis 4,69 persen dari tahun sebelumnya. Penurunan ini tidak dikaitkan dengan penurunan daya beli, melainkan lebih pada dinamika pergerakan masyarakat.

    Sumber : antara

    Berita Terkait

    Sumatra Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem dan Belasan Wilayah Waspada

    IDNEWSUPDATE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan Sumatra Utara sebagai...

    Daftar Peringatan Penting yang Dirayakan Setiap Tanggal 20 Juli

    IDNEWSUPDATE.COM – Tanggal 20 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai momen penting di...

    OJK Resmi Blokir Puluhan Ribu Rekening Terindikasi Judi Online

    IDNEWSUPDATE.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah melakukan pemblokiran terhadap...

    Pemkab Bandung Barat Perkuat Tata Kelola Pengawasan Berbasis Digital Lewat Bimtek Aplikasi SIAP DAN

    IDNEWSUPDATE.COM –  Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Inspektorat Daerah menyelenggarakan Bimbingan Teknis...