Sabtu , 5 September 2026
Home Peristiwa Kasus Super Flu Terdeteksi di 8 Provinsi, Kemenkes Laporkan 62 Kasus
PeristiwaSehat

Kasus Super Flu Terdeteksi di 8 Provinsi, Kemenkes Laporkan 62 Kasus

54

Ilustrasi mikroskop virus influenza dengan latar belakang peta Indonesia yang menunjukkan persebaran kasus.

IDNEWSUPDATE.COM –  Kementerian Kesehatan RI melaporkan adanya 62 kasus infeksi influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai ‘super flu’ di delapan provinsi Indonesia hingga akhir Desember 2025. Temuan ini berasal dari pemeriksaan 88 sentinel di seluruh Indonesia yang menguji kasus influenza like illness (ILI) dan severe acute respiratory infections (SARI).

“Berdasarkan pemeriksaan dari 88 sentinel ILI SARI di seluruh Indonesia yang diperiksa di laboratorium kesehatan masyarakat serta laboratorium rujukan berstandar biosafety level 3 (BSL-3), hingga akhir Desember tercatat total 62 kasus di delapan provinsi,” ungkap jurubicara Kemenkes RI, Widyawati.   

Laporan ini dikumpulkan dari berbagai fasilitas kesehatan seperti puskesmas, balai kesehatan, dan rumah sakit.

Data yang dirilis menunjukkan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus terbanyak, disusul oleh Kalimantan Selatan dan Jawa Barat. Ketiga wilayah ini tercatat memiliki temuan kasus ‘super flu’ terbanyak berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Dalam analisis karakteristik pasien, sekitar 64 persen kasus terjadi pada perempuan. Kelompok usia yang paling terdampak adalah anak-anak berusia 1 hingga 10 tahun, yang menyumbang sekitar 35 persen dari total kasus yang dilaporkan.

Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penularan ‘Super Flu’

Meskipun subclade K dari influenza A (H3N2) ini belum terbukti menyebabkan keparahan yang lebih berat, Kemenkes menekankan bahwa temuan ini menjadi sinyal penting untuk meningkatkan kewaspadaan. Subclade K diketahui memiliki tingkat penularan yang tinggi.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selain itu, penting untuk selalu waspada terhadap gejala infeksi saluran pernapasan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam, batuk, pilek, atau sesak napas. Kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia, perlu mendapatkan perhatian lebih.

Kemenkes juga menggarisbawahi pentingnya vaksinasi influenza sebagai salah satu upaya pencegahan yang efektif. Vaksinasi dapat membantu menekan risiko penularan dan mengurangi tingkat keparahan penyakit, terutama di tengah dinamika mutasi virus influenza yang terus berkembang.

Sumber : cnnindonesia.com

Berita Terkait

Konsumsi Kopi Berlebih Berisiko Turunkan Kepadatan Tulang

IDNEWSUPDATE.COM – Sebuah studi terbaru dari Flinders University mengungkapkan bahwa konsumsi kopi...

PBB Peringatkan Kondisi Bumi Kian Kritis Akibat Lonjakan Suhu Global

IDNEWSUPDATE.COM – Program Lingkungan PBB (UNEP) melaporkan bahwa suhu bumi diprediksi akan...

Sembilan Taman Nasional Resmi Tutup Akses Pendakian Akibat Risiko Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi memberlakukan penutupan sementara akses pendakian di...

KLH Kerahkan Upaya Masif Tangani Karhutla Guna Cegah Asap Lintas Negara

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) secara intensif mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan...