Rabu , 22 Juli 2026
    Home Sehat Kenali Sembilan Sinyal Tubuh Saat Dehidrasi Melanda
    Sehat

    Kenali Sembilan Sinyal Tubuh Saat Dehidrasi Melanda

    13

    IDNEWSUPDATE.COM–  Tubuh manusia mayoritas terdiri dari cairan, yang memegang peran penting dalam berbagai fungsi vital. Ketika keseimbangan cairan terganggu akibat kurangnya asupan, kondisi dehidrasi dapat terjadi tanpa disadari. Banyak orang menunggu rasa haus sebagai indikator, padahal tubuh telah mengalami kekurangan cairan bahkan sebelum rasa haus itu muncul.

    Kekurangan cairan bisa muncul dalam berbagai bentuk, tidak selalu hanya rasa haus yang mendominasi. Penting untuk mengenali gejala-gejala lain yang mungkin terabaikan agar penanganan dapat dilakukan segera. Gejala-gejala ini dapat memengaruhi kondisi fisik maupun mental seseorang.

    “Air membantu tubuh membuang racun, menjaga kesehatan sel dan jaringan, serta mendukung kerja organ secara optimal,” ujar Tamika Henry, dokter keluarga bersertifikat dan pendiri Unlimited Health Institute di California, mengutip Real Simple.

    Setiap hari, tubuh terus kehilangan cairan melalui keringat, urine, dan bahkan hembusan napas. Ketika jumlah cairan yang keluar lebih banyak daripada yang masuk, keseimbangan tubuh terganggu dan dehidrasi pun mengintai.

    Tujuh Tanda Tubuh Membutuhkan Hidrasi Lebih

    Menurut Henry, “Saat Anda merasa haus, tubuh sebenarnya sudah mengalami dehidrasi ringan.” Selain haus, ada beberapa indikator lain yang sering terabaikan:

    • Bau mulut tidak sedap: Penurunan produksi air liur, yang bersifat antibakteri, dapat menyebabkan bau mulut. Kekurangan cairan mengurangi kemampuan tubuh melawan bakteri penyebab bau.
    • Merasa lapar terus-menerus: Sinyal lapar terkadang merupakan respons tubuh terhadap kebutuhan akan air. Keinginan untuk mengonsumsi makanan, terutama yang asin, bisa jadi merupakan tanda dehidrasi.
    • Sakit kepala: Kekurangan cairan dapat menyebabkan perubahan tekanan di sekitar otak, memicu reseptor nyeri yang berujung pada sakit kepala.
    • Sulit fokus: Dehidrasi ringan sekalipun dapat mengganggu konsentrasi dan fungsi kognitif, menyebabkan kesulitan fokus dan kelambatan berpikir.
    • Sembelit: Air sangat krusial untuk kelancaran pencernaan. Kurangnya cairan dapat membuat feses mengeras dan sulit dikeluarkan.
    • Mudah marah dan sensitif: Dehidrasi dapat memengaruhi sistem saraf, menimbulkan perubahan suasana hati, membuat seseorang lebih mudah tersinggung dan tidak sabar.
    • Elastisitas kulit menurun: Menjepit kulit di punggung tangan, jika tidak segera kembali ke bentuk semula, bisa menjadi indikasi tubuh kekurangan cairan.

    Mengenali sinyal-sinyal halus ini sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik, bukan hanya menunggu rasa haus muncul. Dengan demikian, tubuh dapat berfungsi optimal dan kesehatan terjaga sepanjang hari.

    Berita Terkait

    Waspadai Dampak Buruk Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan Tubuh

    IDNEWSUPDATE.COM – Kebiasaan duduk dalam durasi panjang saat bekerja atau beraktivitas sehari-hari...

    Quiet Quitting: Ketika Karyawan Hadir, tetapi Tidak Lagi Terlibat

    Oleh: Angela Amadea Sekar Putri, S.Psi.  Universitas Katolik Soegijapranata Semarang   Setiap...

    Daftar Pilihan Makanan Sehat untuk Mengurangi Tingkat Stres Secara Alami

    IDNEWSUPDATE.COM – Sejumlah jenis makanan bernutrisi tinggi dapat menjadi solusi alami untuk...

    Kandungan Omega 3 Membantu Menekan Risiko Penyakit Psoriasis

    IDNEWSUPDATE.COM – Asam lemak omega-3 diketahui memiliki potensi besar dalam membantu menurunkan...