Sabtu , 5 September 2026
Home Peristiwa Pemkab Bandung Barat Perkuat Tata Kelola Pengawasan Berbasis Digital Lewat Bimtek Aplikasi SIAP DAN
Peristiwa

Pemkab Bandung Barat Perkuat Tata Kelola Pengawasan Berbasis Digital Lewat Bimtek Aplikasi SIAP DAN

35
aplikasi SIAP DAN
Plt. Inspektur Daerah Drs. Yadi Azhar, M.Si memimpin pelaksanaan BIMTEK penggunaan aplikasi SIAP DAN

IDNEWSUPDATE.COM –  Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Inspektorat Daerah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penguatan Penggunaan Aplikasi Sistem Akselerasi Penyelesaian Tindak Lanjut (SIAP DAN) Tahun 2026 yang dipimpin oleh Plt. Inspektur Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Bale Gempungan Lantai 4 Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan di bidang pengawasan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Bimbingan teknis ini menjadi salah satu langkah strategis Inspektorat Daerah dalam mendukung Visi AMANAH Kabupaten Bandung Barat (Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis) melalui penguatan tata kelola bidang pengawasan yang memanfaatkan teknologi informasi. Melalui Aplikasi SIAP DAN, proses penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan diharapkan menjadi lebih cepat, terukur, terdokumentasi dengan baik, dan dapat dimonitor secara real time.

Kegiatan diikuti oleh 281 person in charge (PIC) dari berbagai unsur pelaksana pemerintahan dan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh 165 PIC Pemerintah Desa, sedangkan sesi kedua diikuti oleh 47 PIC Perangkat Daerah, 36 PIC Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), 32 Operator Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD dan SMP, serta 1 PIC Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Seluruh rangkaian kegiatan pada kedua sesi dipimpin langsung oleh Plt. Inspektur Daerah Kabupaten Bandung Barat Drs. Yadi Azhar, M.Si.

Dalam arahannya, Yadi menyampaikan bahwa tindak lanjut hasil pengawasan merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, setiap PIC diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal dalam memastikan seluruh rekomendasi hasil pengawasan ditindaklanjuti tepat waktu, didukung dengan dokumen yang lengkap, serta diperbarui secara berkala melalui Aplikasi SIAP DAN.

Ia juga menegaskan, Aplikasi SIAP DAN merupakan inovasi daerah yang dikembangkan Inspektorat Daerah untuk mempercepat penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan APIP maupun hasil pemeriksaan eksternal. Selain memudahkan proses penginputan dan pemantauan progres tindak lanjut, aplikasi ini menjadi instrumen strategis bagi pimpinan daerah dalam melakukan monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan berbasis data secara cepat, tepat, dan akurat.

Selama bimbingan teknis, peserta memperoleh materi mengenai tata cara penggunaan Aplikasi SIAP DAN, mulai dari mekanisme penginputan data, pengunggahan dokumen pendukung, pemutakhiran progres tindak lanjut, hingga pemanfaatan berbagai fitur yang tersedia. Kegiatan juga dilengkapi dengan simulasi penggunaan aplikasi dan pendampingan teknis secara langsung oleh Tim Pengelola SIAP DAN untuk memastikan seluruh peserta mampu mengoperasikan aplikasi secara optimal.

“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan Aplikasi SIAP DAN secara konsisten di unit kerja masing-masing sehingga penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan berlangsung lebih cepat, lebih terukur, terdokumentasi dengan baik, serta dapat dimonitor secara real time”, kata Yadi dalam keterangan tertulisnya. Rabu (15/7/2026)

Penguatan penggunaan SIAP DAN merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam mendukung terwujudnya Visi AMANAH, khususnya pada aspek penguatan tata kelola pemerintahan di bidang pengawasan yang transparan, akuntabel, adaptif, dan berbasis digital. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan intern, memperkuat akuntabilitas kinerja pemerintah daerah, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Dengan sinergi antara Inspektorat Daerah, Pemerintah Desa, Perangkat Daerah, BLUD, K3S, dan BUMD, diharapkan budaya penyelesaian tindak lanjut yang cepat, tepat, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi semakin mengakar sehingga mampu memperkuat sistem pengawasan internal pemerintah daerah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bandung Barat.

Berita Terkait

PBB Peringatkan Kondisi Bumi Kian Kritis Akibat Lonjakan Suhu Global

IDNEWSUPDATE.COM – Program Lingkungan PBB (UNEP) melaporkan bahwa suhu bumi diprediksi akan...

Sembilan Taman Nasional Resmi Tutup Akses Pendakian Akibat Risiko Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi memberlakukan penutupan sementara akses pendakian di...

KLH Kerahkan Upaya Masif Tangani Karhutla Guna Cegah Asap Lintas Negara

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) secara intensif mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan...

Belasan Ribu Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

IDNEWSUPDATE.COM – Sebanyak 18.504 personel keamanan dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan melayani...