Sabtu , 5 September 2026
Home Peristiwa Sumatra Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem dan Belasan Wilayah Waspada
Peristiwa

Sumatra Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem dan Belasan Wilayah Waspada

23

IDNEWSUPDATE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan Sumatra Utara sebagai satu-satunya wilayah berstatus Siaga dalam peringatan dini cuaca untuk periode 20 hingga 21 Juli 2026. Selain itu, otoritas cuaca nasional tersebut juga menempatkan belasan provinsi lainnya dalam kategori Waspada untuk mengantisipasi potensi hujan intensitas sedang hingga lebat serta ancaman angin kencang.

Hingga saat ini, BMKG mengonfirmasi bahwa tidak ada wilayah di Indonesia yang masuk dalam kategori Awas terkait potensi hujan ekstrem. Meski demikian, masyarakat di berbagai daerah diminta untuk tetap siaga terhadap dinamika perubahan cuaca yang terjadi di wilayah masing-masing.

Pada hari Senin, status Siaga khusus diberlakukan untuk wilayah Sumatra Utara. Sementara itu, provinsi yang masuk dalam daftar Waspada mencakup Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Selain curah hujan, BMKG juga merilis peringatan dini mengenai potensi angin kencang. Fenomena ini diperkirakan melanda wilayah Banten, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara pada Senin, 20 Juli 2026.

Panduan Antisipasi Dampak Cuaca

Memasuki hari Selasa, 21 Juli 2026, Sumatra Utara diperkirakan masih bertahan dalam status Siaga. Sementara status Waspada akan mencakup Aceh, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, hingga Papua Pegunungan.

BMKG menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap tingkat ancaman dari setiap status peringatan yang diterbitkan. Wilayah yang berada dalam status Siaga harus mewaspadai risiko banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Untuk daerah berstatus Waspada, risiko yang perlu diantisipasi adalah genangan air, luapan sungai, serta longsor dalam skala ringan.

Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi melalui kanal resmi guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi. “Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi bencana sejak dini,” ujar perwakilan BMKG pada Senin, 20 Juli 2026.

Berita Terkait

PBB Peringatkan Kondisi Bumi Kian Kritis Akibat Lonjakan Suhu Global

IDNEWSUPDATE.COM – Program Lingkungan PBB (UNEP) melaporkan bahwa suhu bumi diprediksi akan...

Sembilan Taman Nasional Resmi Tutup Akses Pendakian Akibat Risiko Karhutla

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi memberlakukan penutupan sementara akses pendakian di...

KLH Kerahkan Upaya Masif Tangani Karhutla Guna Cegah Asap Lintas Negara

IDNEWSUPDATE.COM – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) secara intensif mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan...

Belasan Ribu Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

IDNEWSUPDATE.COM – Sebanyak 18.504 personel keamanan dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan melayani...