Jumat , 30 Oktober 2026
Home Bisnis Proyeksi Ekonom Dunia Sebut Inflasi Global Bakal Bertahan hingga 2027
Bisnis

Proyeksi Ekonom Dunia Sebut Inflasi Global Bakal Bertahan hingga 2027

8

IDNEWSUPDATE.COM – Tekanan inflasi global diprediksi masih akan berlanjut hingga tahun 2027 akibat kenaikan biaya energi serta meluasnya dampak kenaikan harga ke berbagai sektor ekonomi. Survei Reuters yang melibatkan lebih dari 500 ekonom pada Oktober 2026 menunjukkan peningkatan proyeksi angka inflasi di 31 dari 50 negara yang dipantau.

Lonjakan harga minyak mentah menjadi pemicu utama ketidakpastian ekonomi ini, di mana harga komoditas tersebut sempat menembus level di atas US$117 per barel. Peningkatan drastis ini dipengaruhi oleh dinamika geopolitik yang terus bereskalasi di kawasan Timur Tengah sejak delapan bulan terakhir.

Kepala ekonom global HSBC, Janet Henry, menyatakan bahwa kekhawatiran terhadap inflasi kini semakin mendalam. Menurutnya, semakin lama situasi di Timur Tengah berkembang dan meningkat eskalasinya, serta semakin tinggi tekanan harga yang meluas, semakin besar kemungkinan dunia menghadapi inflasi yang tidak hanya lebih tinggi, tetapi juga lebih persisten, sebagaimana disampaikannya pada Rabu (28/10/2026).

Kekhawatiran ini tidak hanya terbatas pada negara berkembang, tetapi juga mulai menyerang negara-negara maju yang sebelumnya memiliki stabilitas harga lebih baik. Data menunjukkan adanya revisi kenaikan proyeksi inflasi untuk 15 dari 21 negara maju dalam survei terbaru.

Tantangan Ekonomi Global Mendatang

Di sisi lain, para ahli menyoroti ketangguhan ekonomi yang masih bertahan meskipun dibayangi inflasi. Seth Carpenter, kepala ekonom global Morgan Stanley, menjelaskan bahwa kegiatan ekonomi masih mampu beradaptasi berkat adanya siklus investasi berbasis kecerdasan buatan (AI) serta aktivitas ekonomi di kawasan tertentu yang lebih kuat dari perkiraan awal.

Meskipun demikian, transisi harga energi ke dalam inflasi inti mulai menunjukkan tanda-tanda yang semakin kompleks. Hal ini menuntut kewaspadaan lebih lanjut terhadap biaya hidup yang diperkirakan akan tetap berada dalam level yang berat bagi masyarakat global dalam beberapa tahun ke depan.

Berita Terkait

Direktorat Jenderal Pajak Resmi Berikan Relaksasi Perpanjangan Batas Lapor Pajak Minimum Global

IDNEWSUPDATE.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan resmi memberikan kebijakan perpanjangan...

Harga Singkong Melonjak Drastis Usai Pemerintah Resmi Hentikan Impor

IDNEWSUPDATE.COM – Pemerintah Indonesia resmi menghentikan kebijakan impor singkong untuk meningkatkan kesejahteraan...

Nilai Tukar Rupiah Melemah Hingga Tembus Level 18.174 Per Dolar AS

IDNEWSUPDATE.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan tren...

Inovasi Aplikasi Kasir Modern Kini Menjadi Kebutuhan Utama Pelaku Bisnis

IDNEWSUPDATE.COM – Perkembangan ekosistem digital saat ini mendorong para pelaku usaha untuk...